SuaraBanten.id - Hingga saat ini, polisi belum mengetahui penyebab kematian wanita renta bernama Ratna Simanjuntak yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumah toko (ruko) dua lantai miliknya, Kompleks Pondok Cilegon Indah (PCI), Blok D 58, RT 2 RW 5, Kelurahan Cibeber, Kota Cilegon, Banten.
Meski begitu, petugas kepolisian dari Polres Cilegon, telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.
"Kita baru olah TKP aja, semua alat bukti kita kumpulkan baru bisa kita simpulkan. Barang bukti kita bawa juga (ke Mapolres Cilegon)," kata Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Zamrul Aini saat ditemui di lokasi kejadian pada Selasa (27/08/2019).
Zamrul mengemukakan saat ini belum bisa menjelaskan bagian tubuh korban yang mengalami luka dan juga penyebab luka tersebut. Namun berdasarkan foto yang beredar di Group WhatsApp, Ratna mengalami luka seperti gorokan di leher bagian depan.
"(Luka dimana saja) saya belum tahu, saya belum ke rumah sakit. (Penyebab kematian) itu nanti biar dokter saja yang menjelaskan," terangnya.
Untuk diketahui, Ratna Simanjuntak ditemukan bersimbah darah di dalam rumah toko (ruko) miliknya di Perumahan Pondok Cilegon Indah (PCI), Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten, hari ini.
Salah satu pegawai Kelurahan Cibeber, Catur Suroso mengatakan sempat diutus Lurah Cibeber untuk melihat langsung lokasi kejadian setelah adanya pelaporan yang menyampaikan seorang warga bersimbah darah di ruko tersebut.
"Dapat kabar dari Pak Lurah, disuruh ngecek toko Budi. Namanya (korban) Ratna Simanjuntak," kata Catur saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (27/8/2019).
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi