SuaraBanten.id - Setelah sempat melarikan diri, pengemudi truk tanah SEJ yang terlibat dalam kecelakaan maut di Kecamatan Cibodas, Tangerang, Banten yang menyebabkan empat orang tewas akhirnya menyerahkan diri.
SEJ dikabarkan sempat melarikan diri di tengah kerumunan warga yang berusaha mengevakuasi korban.
Ilham seorang warga sekitar mengatakan sejak kejadian tabrakan maut itu sopir sempat diamankan warga.
"Kita amankan. Tapi pas lagi bantu anaknya si ibu yang kejebak dia malah kabur," ucapnya.
Kata Ilham, saat itu warga sibuk untuk mengevakuasi Aisyah, anak dari seorang korban, Fatmawati, dari kendaraan minibus. Saat kesibukan tersebut, SEJ melarikan diri.
"Kita fokus mengeluarkan si anak. Alhamdulillah, proses pengeluaran selesai dan ada warga yang lapor ke polisi, tetapi pas polisi datang dia sudah tidak ada," ucapnya.
Sementara di tempat yang sama, Kanit Laka Polres Metro Tangerang Isa Anshori mengatakan saat mendapat laporan, pihaknya langsung menuju ke TKP. Saat itu, petugas juga membantu mengevakuasi mobil minibus yang masih dalam keadaan tertimbun tanah.
"Pas kita kesana tadi dia (supir) memang sudah tidak ada. Kita fokus mengeluarkan korban yang masih ada di dalam," ucapnya.
Kapolres Metro Tangerang Kombes Abdul Karim menegaskan usai mengevakuasi korban dan mobil yang ada di lokasi, pihaknya sudah mengamankan sang sopir.
Baca Juga: Foto Evakuasi Korban Mobil Tertimpa Truk Muatan Tanah, Masyarakat Menyemut
"Kita sudah amankan. Sekarang ada di Polres," ungkap Kapolres saat meninjau lokasi.
Namun begitu, Abdul mengatakan saat ini proses pemeriksaan sedang dilakukan. Pihaknya kini tengah meminta keterangan saksi saksi dan sang supir.
"Kita mintai keterangan saksi saksi, supir juga kita periksa dan lakukan beberapa prosedur untuk bisa mengetahui pasti kronologinya dan bagaimana proses hukumnya nanti," tukasnya.
Untuk diketahui, kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten antara truk pengangkut tanah dengan mini bus pada Kamis (1/8/2019) menyebabkan empat dari lima korban kecelakaan meninggal. Satu penumpang yang selamat diketahui adalah balita bernama Aisyah yang menumpangi mobil minibus bersama ibu dan kedua pamannya, serta satu sopir transportasi daring yang dinaikinya.
Kontributor : Muhammad Iqbal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu