SuaraBanten.id - Meski telah ditegur mendagri Tjahjo Kumolo untuk menghidupkan kembali pelayanan publik di wilayah Kemenkumham, Wali Kota Tangerang tetap hentikan pelayanan sampah.
Arief R Wismansyah beralasan Kemenkumham belum membayar retribusi sampah ke Pemkot Tangerang.
Untuk diketahui, sebelumnya Mendagri Tjahjo Kumolo meminta Arief kembali menghidupkan pelayanan publik di wilayah Kemenkumham. Namun, Arief mengaku sudah melaksanakan tugas Mendagri dan memberikan kembali layanan tersebut dengan pengecualian.
"Kalau sampah sudah diangkut. Kemarin dievaluasi jadi lapas itu hanya baru dua yang membayar retribusi. Jadi yang lain nggak diangkut karena nggak pernah bayar retribusi," kata Arief di Pemkot Tangerang pada Kamis (18/7/2019).
Arief menyebut, setelah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang hanya sebagian lapas yang ada di wilayah Tangerang saja yang membayar retribusi.
"Nggak pernah bayar retribusi. Jadi belum diangkut semua karena belum bayar retribusi. Kemarin saya sudah suruh perintahkan angkat. Saya suruh tanya dinas LH dan katanya yang bayar baru dua," ucapnya.
Meski begitu, orang nomor satu di Kota Tangerang ini mengaku sudah menjalankan arahan dari mendagri untuk kembali memberikan pelayanan publik.
"Kemarin kan dapat arahan dari Mendagri dan kita aktifkan tapi yang belum bayar retribusi ya tetap belum kita layani," katanya.
Kontributor : Muhammad Iqbal
Baca Juga: Gedung MUI Tangerang Jadi Sasaran Konflik Wali Kota Tangerang dan Menkumham
Berita Terkait
-
Kemenkumham Versus Pemkot Tangerang, Arief Siap Mundur Dari Wali Kota
-
Dipolisikan Kemenkumham, Wali Kota Arief Seret Nama Gubernur Banten
-
Gedung MUI Tangerang Jadi Sasaran Konflik Wali Kota Tangerang dan Menkumham
-
Mendagri Kesal ke Wali Kota Tangerang: Ganggu Masyarakat!
-
Mendagri Minta Wali Kota Tangerang Aktifkan Layanan di Kemenkumham
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Misteri Mayat Perempuan Berlumur Oli di Cipocok Jaya Serang, Wajah Tertutup Kerudung
-
Siap Mekar! Gubernur Andra Soni Terus Desak Pusat Sahkan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Siap-siap! Pendaftaran Beasiswa Cilegon Juare Bakal Dibuka Juli 2026
-
Uang Rp1 M Disimpan di Kardus, Ini Siasat Abah Jempol Kelabui Korban Seleksi Akpol
-
Sempat Main Bersama Anak, Pria di Serang Ditemukan Meninggal Saat Istri Urus KTP