Rencana Pemerintah Kota Tangerang menghentikan pelayanan di perumahan area milik Kementerian Hukum dan HAM RI, tampaknya bukan hanya gertak sambal.
Sabtu (13/7/2019), rencana tersebut terlihat nyata dari adanya tim kebersihan yang dikirim untuk menyapu bersih sampah yang terdapat di perumahan Kemenkumham.
Pantauan Suara.com, kompleks perumahan kehakiman yang tepat berada di seberang pintu masuk Pemerintah Kota Tangerang, terdapat sejumlah angkutan pengangkut sampah becak motor menyapu bersih sampah yang ada di perumahan ini.
Tidak tanggung-tanggung, 6 bentor disiapkan Pemkot Tangerang untuk mengangkut sampah yang hanya terdapat 4 Rukun Tetangga (RT).
Kepada Suara.com, petugas kebersihan mengaku bentor yang beroperasi ini merupakan kiriman dari beberapa wilayah.
"Ini ada 6 bentor. Dua dari sini dan sisanya dari Kecamatan Neglasari," ungkap Anjar.
Kata dia, upaya pembersihan ini dilakukan untuk meminimalisasi sampah yang ada di wilayah tersebut. Ia juga tidak menampik rencana Pemkot Tangerang untuk menghentikan pelayanan pengangkutan di kompleks milik Kemenkumham ini.
"Informasinya benar, mau dihentikan sejak Senin 15 Juli 2019 ini," ucapnya.
Namun demikian, menurut Anjar, sampah yang ada di wilayah ini tidaklah banyak. Terlebih lagi terdapat tim kebersihan khusus yang disiapkan dari perumahan ini.
Baca Juga: Disebut Tak Ramah, Wali Kota Tangerang Sindir Balik Menteri Yasonna
"Biasanya ada yang mengangkut pakai becak sampahnya. Kalau kami hanya membersihkan di 4 RT ini dan mungkin Minggu sudah tinggal sedikit," ucapnya.
Kontributor : Muhammad Iqbal
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman