SuaraBanten.id - Warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten digegerkan dengan penemuan dua orang pemuda bersimbah darah penuh dengan luka bacokan benda tajam pada Selasa (9/7/2019) dini hari.
Dikutip dari laman Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), dua pemuda nahas tersebut ditemukan di kamar kontrakannya yang berada di Kampung BTN Mandala, Desa Kadu Agung Tengah, Kecamatan Cibadak pada Selasa (9/7) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.
Atas kejadian tersebut, korban atas nama Endang Hidayat warga Kecamatan Sobang harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis. Sementara korban lain atas nama Angga Wijaya warga Kecamatan Sobang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia penuh luka bacokan.
Syawal salah satu warga mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tangan terikat oleh baju.
”Ketika dicek petugas korban atas nama Endang masih hidup, namun dalam keadaan kritis sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit. Sementara teman korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Syawal.
Menurutnya, kejadian bermula pada pukul 02.00 WIB terdengar teriakan minta tolong yang berasal dari rumah korban. Teriakan tersebut sontak membuat warga lainnya berkumpul untuk mencoba mengecek rumah korban dan terlihat dari kaca jendela dua orang laki-laki sudah berlumuran darah.
Pada kejadian tersebut warga sempat melihat orang tidak dikenal berada di atas genteng rumah milik korban.
”Warga melihat ada orang di atas genteng rumah milik korban, dan langsung mengejarnya. Namun, orang yang diduga pelaku tersebut menghilang dan tidak dapat ditemukan warga,” katanya.
Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan pendalaman atas kejadian ini. Polisi telah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara.
Baca Juga: Prostitusi Online 'Violet' di Banten Terbongkar, Begini Cara Kerjanya
Berita Terkait
-
Dua Pemuda Dibacok dan Tangan Diikat di Kamar Kontrakan, Satu Tewas
-
Kepergok Ngajak Pergi, Jejak Iwan Bunuh PRT Masita di Ladang Padi Terkuak
-
Ditebas Pakai Kampak, Boy Penggal Leher Sang Ayah saat Tertidur di Kamar
-
Ultah Berujung Maut, Hilarius Ternyata Dibunuh Kerabat Sendiri
-
Aksi Tukang Bubur Bunuh Bocah dalam Ember Berawal dari Uang Rp 5 Ribu
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor
-
Dendam Kesumat 8 Tahun Berujung Maut, Pria di Cilegon Nekat Tancapkan Pisau Dapur ke Kepala Korban
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi