SuaraBanten.id - Warga Perumahan Bumi Indah Permai (BIP), Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, digegerkan dengan aksi gantung diri Budi Taher (55). Warga yang tinggal di blok C8 itu pertama kali ditemukan sudah tidak bernyawa oleh anak korban pada Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 20.30 WIB.
Ketua RT 08 Anton mengatakan, anak korban langsung memberitahu warga setempat, termasuk dirinya.
“Saya ke sini (lokasi) posisi jenazah sudah turun, saya dipanggil anak tetangga rumah depan. Pertama saya tanya gantung diri sudah diturunin apa belum ternyata sudah di lantai," ujar Anton seperti diberitakan bantennews.co.id - jaringan Suara.com, Kamis (16/5/2019).
Anton menerangkan, setelah menadapat laporan salah satu warganya meninggal dengan cara mengenaskan, ia langsung memerintahkan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) mengumumkan berita duka.
"Dan saya langsung suruh DKM masjid umumin,” kata Anton.
Hingga saat ini, Anton mengaku belum mengetahui penyebab korban melakukan gantung diri karena baru mengetahui korban tinggal di rumah tersebut.
“Yang tinggal ini mertua pemilik rumah, tinggal berapa lama saya belum paham ya, tadi karena tidak ada laporan keluarga korban,” ujarnya.
Untuk diketahui, di lokasi kejadian terdapat kursi di bawah tempat korban menggantung diri. Dugaan sementara korban menaiki kursi tersebut sebelum mengakhiri hidup.
Baca Juga: Banten Diprediksi Bakal Hujan Disertai Petir Mulai Siang Nanti
Berita Terkait
-
Pulang Kerja Malam, Menantu Kaget Lihat Mertuanya Gantung Diri di Jendela
-
Janda Gantung Diri Diiringi Tangisan Si Jabang Bayi
-
Pelajar SMP Gantung Diri di Sukabumi Dikenal Pendiam
-
Kerap Bilang Ingin Mati, Nenek Legi Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri
-
Mahasiswa UMN Medan Gantung Diri di Kamar Kos, Polisi Cari Pacar Korban
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi