SuaraBanten.id - Nasib nahas menimpa Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi Jawa Barat dari Partai Perindo Deri Heryadi pada Kamis (11/4/2019). Lantaran rumahnya yang berada di Kampung Cicadas, RT 30/RW 06, Desa Gunungjaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi ludes terbakar.
Peristiwa kebakaran tersebut diketahuinya dari sang istri Rini Rahamtulhasanah yang menghubunginya sekitar pukul 13.15 WIB. Kala itu, Deri masih berada di lokasi kampanye Capres Nomor Urut 01 Joko Widodo di Cikembang.
"Saya angkat telepon, istri saya ngomongnya enggak jelas, mungkin karena lagi kaget atau gimana. Saya dengarnya itu Umi (Ibu, red) padahal Bumi (Rumah, red)," kata Deri dilansir Sukabumi Update - jaringan Suara.com.
Mendengar kabar tersebut, Deri bersama temannya bergegas menuju kediamannya. Setibanya di rumah, Dedi masih melihat kobaran api melumat rumahnya.
"Saya datang api sudah menyala besar, warga udah nyiramin rumah saya pakai alat seadanya," papar Deri.
Tak selang beberapa lama, petugas pemadam kebakaran tiba dan langsung berupaya memadamkan api agar tidak menjalar ke rumah yang lainnya.
Beruntung api berhasil cepat dipadamkan dengan waktu kurang lebih 10 menit.
"Alhamdulillah tak ada korban jiwa, api juga gak menjalar ke rumah orang, istri saya selamat, anak saya selamat, karena pada saat kejadian mereka sedang di rumah tetangga. Kebakaran ini juga awalnya dikasih tahu sama tetangga, katanya api udah gede aja di bagian atas rumah saya pada saat itu," imbuhnya.
Meski begitu, ia memperkiraan kerugian mencapai ratusan juta akibat kejadian kebakaran yang menimpa rumahnya tersebut.
Baca Juga: Surat Suara Jokowi Tercoblos di Malaysia, Nasdem: Bisa Jadi Jebakan
Berita Terkait
-
Ditagih Ongkos Kampanye Jokowi di Ternate, Begini Jawaban TKN
-
Tunggu Jokowi di Depok, Massa Kumandangkan Takbir dan Selawat
-
Siang Ini Jokowi Kampanye di Depok, Ribuan Massa Sudah Membludak
-
Sempat Ditagih, Ongkos Kampanye Jokowi Rp 50 Ribu Perorang Telah Dibayar
-
Jokowi Mendadak Kampanye di Sukabumi, Ada Apa?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang