- Dua kernet bus berinisial AS dan IS mengeroyok serta menusuk calon penumpang di Serang pada Selasa (6/10/2026).
- Polisi berhasil menangkap kedua terduga pelaku setelah mengejar dan menghentikan bus di depan Gerbang Tol Serang Timur.
- Korban yang mengalami luka tusuk di pundak kiri langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan.
SuaraBanten.id - Dua kernet bus berinisial AS (28) dan IS (29) ditangkap polisi setelah diduga mengeroyok dan menusuk seorang calon penumpang di depan Masjid Rumah Sakit Sari Asih, Kota Serang, Banten.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban diketahui hendak bepergian menuju Cikarang, Jawa Barat, bersama istrinya dengan menaiki Bus Asli Prima jurusan Bandung.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, insiden tersebut bermula ketika korban hendak naik ke dalam bus. Saat itu, kernet mendesak korban dan istrinya agar segera masuk ke dalam bus dengan nada yang disebut membentak.
Korban yang tidak terima kemudian menegur kernet tersebut. Perselisihan pun berlanjut menjadi cekcok hingga berujung pada dugaan kekerasan terhadap korban.
Baca Juga:Musim Hujan Banten Diprediksi Mundur hingga November 2026
"Perselisihan selanjutnya berkembang hingga terjadi pengeroyokan dan penusukan terhadap korban. Barang bukti yang diamankan itu sebilah gunting. Korban terluka di bagian pundak kiri," kata Maruli dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (7/10/2026).
Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian panik dan berteriak meminta pertolongan. Kebetulan, mobil patroli Sat PJR Ditlantas Polda Banten sedang melintas di sekitar lokasi.
Aipda Deri dan Bripda Agus Munandar yang tengah melakukan patroli rutin di ruas jalan arteri Pakupatan-Serang Timur kemudian mengejar bus yang ditumpangi kedua terduga pelaku.
"Petugas kemudian mendapat informasi bahwa telah terjadi pengeroyokan dan penusukan terhadap seorang calon penumpang yang dilakukan oleh oknum kernet bus," ujar Maruli.
Bus tersebut akhirnya berhasil dihentikan di depan akses masuk Gerbang Tol Serang Timur. Petugas kemudian mengamankan AS dan IS yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Baca Juga:Banten Targetkan Bangun 18 SMA/SMK Baru hingga 2029
Sementara itu, korban yang mengalami luka pada bagian pundak langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kemeja biru milik korban, KTP pengemudi bus, STNK kendaraan, serta sebilah gunting yang diduga digunakan untuk menusuk korban.
"Kedua terduga pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Satreskrim Polresta Serang Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," kata Maruli.
Atas kejadian tersebut, Maruli mengimbau masyarakat agar dapat menahan emosi dan menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang baik agar tidak berujung pada tindak pidana.
"Kami mengingatkan masyarakat agar selalu menahan emosi dalam menyelesaikan masalah," tandasnya.
Kontributor : Yandi Sofyan