- Kepala Dinkes Banten Ati Pramudji Hastuti menyatakan ratusan ribu warga Banten terpapar influenza A pada Selasa (6/10/2026).
- Dinkes Banten mencatat sekitar 387.250 kasus influenza A ditemukan melalui skrining di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan setempat.
- Ati menjelaskan bahwa penyakit menular cepat ini dapat sembuh sendiri dengan daya tahan tubuh yang baik.
SuaraBanten.id - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, mengatakan influenza A memiliki daya penularan yang cukup cepat.
Namun, penyakit tersebut umumnya tidak menyebabkan kondisi kegawatdaruratan pada penderitanya.
"Jadi kasus influenza A ini sebenarnya kasus yang sudah biasa, cuma memang tingkat daya penyebarannya ini luar biasa cepat. Tapi untuk mengakibatkan kegawatannya ini sangat minim," kata Ati, Selasa (6/10/2026).
Ati mengimbau masyarakat tidak perlu terlalu khawatir terhadap penyebaran influenza A. Menurutnya, penyakit tersebut termasuk self-limiting disease atau dapat sembuh dengan sendirinya, terutama apabila daya tahan tubuh dalam kondisi baik.
Baca Juga:Apes! Perampok WNA di Kawasan Citra Raya Cikupa Berhasil Diringkus, Kini Resmi Berstatus Tersangka
Ia menjelaskan, influenza A merupakan virus yang menyebabkan penyakit dengan gejala serupa flu pada umumnya dan memiliki karakteristik berbeda dengan Covid-19.
"Namanya influenza itu virus, tapi virus jenis tipe A. Enggak perlu takut karena virus sesungguhnya adalah sifatnya self-limiting disease atau sembuh dengan sendirinya jika daya tahan tubuh kita baik," ujarnya.
"Ini bukan kayak Covid, ini biasa kayak influenza biasa, flu biasa," imbuh Ati.
Ati mengatakan sekitar 387.250 kasus influenza A tersebut ditemukan di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Menurutnya, angka tersebut diperoleh berdasarkan skrining yang dilakukan fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari klinik, puskesmas hingga rumah sakit di berbagai wilayah Banten.
Baca Juga:Tertangkap Basah Maling di Pesawat Rute TaipeiJakarta, WNA China Ditolak Masuk Bandara Soetta
"Angka pastinya sekitar 387.250 kasus. Tujuannya kita menemukan kasus itu maka harus diedukasi. Bagaimana mereka tidak menularkan, kedua bagaimana dia cepat disembuhkan," kata Ati.
Ia pun mengimbau masyarakat yang mengalami infeksi saluran pernapasan atau gejala flu untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui jenis virus yang menyebabkan infeksi sekaligus menentukan penanganan yang tepat.
Ati juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan air putih, beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, serta rutin melakukan aktivitas fisik.
Selain itu, masyarakat diminta rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir karena penularan influenza dapat terjadi melalui tangan yang terkontaminasi.
"Masyarakat mencukupi kebutuhan air putih, beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi serta rutin beraktivitas fisik. Rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir karena biasanya influenza tertular dari tangan yang terkontaminasi," tandasnya.