- Jenazah Surakman, korban hilang kapal Arupadhatu 1, tiba dan diserahkan kepada keluarga di Pandeglang pada Kamis, 24 September 2026.
- Pusdokkes Polri berhasil mengidentifikasi jenazah tersebut sebagai Surakman melalui hasil tes DNA dari penemuan di Pulau Enggano.
- Almarhum yang merupakan kru kapal peliputan Gunung Anak Krakatau dimakamkan di TPU Cidemang setelah disalatkan.
SuaraBanten.id - Kedatangan jenazah Surakman (60), salah satu korban hilang kapal Arupadhatu 1, di Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, disambut isak tangis keluarga, Kamis (24/9/2026).
Ambulans Biddokkes Polda Banten bersama rombongan pengantar jenazah tiba sekitar pukul 10.34 WIB. Saat peti jenazah diturunkan untuk disalatkan di Masjid Al-Khusaeni, tangis keluarga dan kerabat pun pecah.
Kabid Dokkes Polda Banten Kombes Pol I Gusti Gede Dharma Arimbawa mengatakan, pihaknya menyerahkan jenazah Surakman kepada keluarga setelah menjemputnya dari Bandara Soekarno-Hatta.
"Hari ini kami menyerahkan jenazah salah satu dari delapan yang hilang di Perairan Selat Sunda, yang kemarin oleh Bapak Kapolda Banten disampaikan hasil identifikasi berdasarkan bukti DNA ini merupakan almarhum Bapak Surakman," kata Dharma, Kamis (24/9/2026).
Baca Juga:Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri
Dharma juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga atas musibah yang menimpa Surakman. Ia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
"Kami juga menyampaikan berbelasungkawa kepada keluarga almarhum, semoga arwah almarhum diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan, amin," ungkapnya.
Setelah disalatkan, jenazah Surakman kemudian dibawa menuju TPU Cidemang yang berjarak sekitar satu kilometer dari kediamannya untuk dimakamkan.
Ratusan warga turut mengantarkan jenazah hingga ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Surakman merupakan satu dari tiga kru kapal Arupadhatu 1 yang mengantar lima jurnalis untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda pada Senin (7/9/2026).
Baca Juga:Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
Sebelumnya, sesosok jenazah tanpa identitas ditemukan warga di perairan Pulau Enggano, Bengkulu, pada Sabtu (12/9/2026).
Berdasarkan hasil tes DNA yang dilakukan Pusdokkes Polri, jenazah tersebut kemudian teridentifikasi sebagai Surakman.
Kontributor : Yandi Sofyan