Awal November Jalur Tracking Semenanjung Ujung Kulon Ditutup, Wisatawan Dilarang Masuk

Jalur tracking yang ditutup yakni, Cilintang - Karang Ranjang - Kalejetan - Legon Pakis yang termasuk wilayah Semenanjung Ujung Kulon seluas 32 ribu hektare untuk wisatawan.

Hairul Alwan
Selasa, 24 Oktober 2023 | 19:23 WIB
Awal November Jalur Tracking Semenanjung Ujung Kulon Ditutup, Wisatawan Dilarang Masuk
Badak Jawa yang Ada di Taman Nasional Ujung Kulon. (Pixabay)

Sementara, tiga spot wisata paling populer yang ada di wilayah Semenanjung Ujung Kulon dan kerap dikunjungi wisatawan seperti Sungai Cigenter, Padang Savana Cidaon dan Tanjung Layar mengalami pembatasan kunjungan.

"Kunjungan ziarah ke Sanghiyang Sirah diperkenankan hanya melalui Bidur. Sungai Cigenter dan Cidaon sudah tidak bebas lagi, dulu masih bebas, sekarang dibuka siang hari saja, canoeing di Sungai Cigenter itu dibuka mulai jam 10 pagi sampai jam 2 siang dan maksimal hanya 30 orang" jelasnya.

"Dan untuk Cidaon itu dibuka dari jam 6 sampai jam 9 pagi dan dibatasi hanya bisa dikunjungi 50 orang. Kalau Tanjung Layar melalui Cibom masih bisa," terang Ardi.

Bahkan, pengamanan ketat mulai diberlakukan di wilayah Semenanjung Ujung Kulon dengan melibatkan unsur TNI atau Polri untuk rutin melakukan patroli mencegah masuknya para pemburu liar.

Baca Juga:Hore, Anak Badak Jawa Berjenis Kelamin Betina Kembali Lahir di Ujung Kulon, Total Populasi Jadi 81 Ekor

"Kita lakukan pengamanan lebih ketat dengan melibatkan polisi dan TNI, dan nanti ada marinir juga. Jadi mereka patroli terus, dan mereka juga akan patroli di dalam wilayah Semenanjung Ujung Kulon. Ada sekitar 15 personel dari unsur TNI dan Polri yang berjaga," ungkap Ardi.

Meski begitu, para wisatawan masih diperbolehkan untuk mengunjungi dan berlibur di Pulau Peucang, Pulau Handeuleum dan Pulau Panaitan lantaran berada di luar wilayah Semenanjung Ujung Kulon.

"Adapun kegiatan treking dan wisata alam terbatas masih bisa dilaksanakan pada lokasi Pulau Peucang, Pulau Handeuleum dan Pulau Panaitan," tandas Ardi.

Kontributor: Yandi Sofyan

Baca Juga:Satgas TNUK Temukan Tulang Belulang Badak Jawa Korban Perburuan, Polisi Kejar Pelaku

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini