"Iya ada, itu boleh dibilang satu momen yang gak akan terlupakan dalam hidup. Jadi setengah jam terakhirnya itu saya ada disamping dia. Kita nginep, saya, mamah saya, kakak ipar sama suaminya, kita berempat nginep di rumah sakit itu. Sebenernya boleh 2 orang doang cuman pihak rumah sakit juga ngerti kondisinya yaudah gak papa nginep aja semua," jelas Rio Alief.
"Dokter tu sampe kayak, maaf ya kita cuman bisa sampai sini, ini udahan nih gitu, sebenernya kita udah tau cuman kayak yaudah berartri saya sekarang tinggal dirawat inap, tinggal nunggu, pada waktu itu kan gak tau kapan kan, jadi abis mama solat subuh tiba-tiba manggil, ini Clerence detak jantungnya udah mulai turun, jadi sakaratul mautnya lah kita tu menemani, ya bersyukur sih bisa menemani," ungkapnya kembali.
Video itu mendapatkan berbagai respon dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang memberikan simpati kepada Rio Alief, bahkan beberapa dari mereka juga ikut membagikan kisah yang yang serupa.
"mas nya nahan tangis sakit banget, sabar mas (emot wajah penuh cinta)," ungkap @a***y.
"suami yg sangat baik,,,,berikanlah ketabahan dan kesabaran,,,sehat2 yaaa kak,,,,semangaat," imbuh @wo****ng. "innalilahi wainnailaihi rojiun," kata @C****!.
"sya prh merasakn betapa sakitnya kemoterapi...saat rambut pertma kli rontok rsanya nyesek bnget (emot menangis)," cuit @um****ti.
"aq lagi jalanin kemo ke 2 (emot sedih) itu rasanya sakit bgt," imbuh @m****5.
Kontributor : Mira puspito
Baca Juga:Sempat Salah Diagnosis, Rio Alief Sebut Clerence Chyntia Idap Neuroendoktrin Tumor, Apa Sih Itu?