Tak Cukup dengan Salat, Habib Husein Ja'far Al Hadar sebut Umat Islam Harus Bisa Seni Merayu Tuhan untuk Masuk Surga

Habib Husein Ja'far membeberkan bagaimana mendapatkan surga dengan seni merayu Tuhan.

Hairul Alwan
Jum'at, 23 September 2022 | 07:48 WIB
Tak Cukup dengan Salat, Habib Husein Ja'far Al Hadar sebut Umat Islam Harus Bisa Seni Merayu Tuhan untuk Masuk Surga
Tangkapan layar video viral Habib Husein Ja'far Al Hadar. [TikTok]

SuaraBanten.id - Nama Habib Husein Ja'far Al Hadar alias Habib Husein Ja'far belakangan semakin banyak menyita perhatian publik. Habib Ja'far merupakan pendakwah yang banyak digemari oleh kalangan muda lantaran penyampaian dakwahnya yang kerap menggunakan istilah-istilah sederhana.

Habib Husein Jafar bahkan seringkali diundang berdiskusi perihal agama di beberapa podcast. Kerap tampil dengan gaya milenial, potongan ceramahnya banyak dibagikan warganet dan seringkali viral di media sosial.

Video Habib Husein Ja'far salah satunya  diunggah akun TikTok @rndmshortvid, dalam video viral tersebut Habib Husein Ja'far menjelaskan bagaimana mendapatkan surga dengan seni merayu Tuhan.

"Dalam Islam surga itu diberikan kepada orang-orang yang mendapatkan rahmat Tuhan. Dan rahmah Tuhan itu harus diketuk melalui seni merayu Tuhan dalam ibadah gitu," kata Habib Jafar dalam video yang viral di TikTok itu.

Baca Juga:Habib Husein Ja'far Al Hadar Ajarkan Seni Merayu Tuhan untuk Dapat Surga

Habib Ja'far  juga menyinggung umat Islam yang hanya sekedar salat tidak bisa mengantarkannya ke surga. Ia pun menjelaskan untuk mendapat surga perlu rahmat dari Tuhan.

"Karena kalau sekedar sholat, dia tidak akan mengantarkan manusia kepada surga kata Nabi Muhammad. Semua itu masuk surga karena rahmat Tuhan, kalau sholat yaudah Tuhan bayar dengan nikmat selesai," ungkapnya.

Dalam video itu, Habib Ja'far juga menyebut bahwa untuk mendapatkan rahmat surga, ia harus memiliki effort yang tinggi untuk merayu Tuhan.

"Makanya ibadah itu harus sebagai seni merayu Tuhan karena itu kalau kita baca doa-doa para Nabi di Qur'an itu pertama biasanya merendahkan dirinya kemudian menjunjung kebesaran Tuhan baru kemudian meminta dengan baik," papar pendakwah tersebut.

"Kita merayu perempuan begitu juga ada kedalamannya, nah saya kritik di sini kalau merayu perempuan aja kamu memberikan effort yang besar kenapa kamu tidak memberikan effort itu juga ketika kamu beribadah," imbuhnya.

Baca Juga:Viral Wanita Ini Singgung Reza Arap Selingkuh, Itu Bukan Hal Mengejutkan: Selingkuh itu Habit

Unggahan tersebut kemudian mendapat beragam komentar dari warganet. Tak sedikit pihak yang memuji penjelasan Habib Ja'far soal merayu Tuhan tersebut.

"bismillah semoga kita bisa selamat dunia dan akhirat dan diberi lancar rejeki Aamiin ijin share ya min MAKASIH sebelumnya," tulis @us*****61 di kolom komentar.

"pembelajaran itu bisa saja d berikan oleh ALLAH melalui beranda ini,, terimakasih ya ALLAH,, terimakasih bestiii," kata @Lu*****yy menambahkan.

"habib ja' far ini cerdas...dalam dan luas ulasannya...," timpal @ek*****ri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak