facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terungkap, Ternyata Penyebab Jalan Cimone Tangerang Diselimuti Asap Karena...

Hairul Alwan Rabu, 06 Juli 2022 | 16:26 WIB

Terungkap, Ternyata Penyebab Jalan Cimone Tangerang Diselimuti Asap Karena...
Tangkapan layar video viral Jalan Gatot Subroto, Cimone, Kota Tangerang Banten tertutup kabut. [Instagram]

Kapolsek Karawaci Kompol Hasoloan Situmorang mengungkapkan, asap CO2 tersebut berasal dari karyawan yang salah membuka tutup tabung gas tersebut.

SuaraBanten.id - Jalan Gatot Subroto tepatnya di Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten Rabu (6/7/2022) pagi sekira pukul 07.00 WIB dikabarkan diselimuti asap tebal. Ternyata, asap yang menyelimuti jalan tersebut berasal dari gas karbon dioksida (Co2).

Terkait kejadian itu, Kapolsek Karawaci Kompol Hasoloan Situmorang mengungkapkan, asap CO2 tersebut berasal dari karyawan yang salah membuka tutup tabung gas tersebut, hingga asap keluar sampai ke jalan.

“Itu bukan bocor sebenernya, karyawan itu salah buka tutup keran, jadi yang keluar itu CO2 liqued. Itu CO2 (Karbon dioksida), itu yang buat pemadam kebakaran yang biasa disuntik ke alat apar itu,” terang Hasoloan dikutip dari Bantennews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id), Rabu (6/7/2022).

Hasoloan menyebut asap tersebut tidak berbahaya. Kata dia, CO2 jika keluar dari tabung gasnya akan langsung menghilang. Meski demikian, asap tersebut lebih berat dari udara.

Baca Juga: Pemulung Tergeletak Bersimbah Darah di Trotoar Jalan Gatot Subroto, Diduga Dihantam Rekan Seprofesi

“Kalau keluar, bentuknya. Itu kan minus, jadi kalau keluar langsung beku. Jadi biang es gitu, jadi berasap. Kalo kehirup engga masalah, kan langsung hilang dia. Tapi memang lebih berat dari udara. Untuk apar itu loh,” paparnya.

Kata Hasoloan, asap tersebut sempat mengundang perhatian, sehingga membuat pengendara yang melintas terhenti, asap itu juga mengganggu pandangan pengendara yang hendak melintas.

“Arus lalu lintas gak lama kemudian lancar. Tapi karena kaya gitu mengundang perhatian. Jadi masyarakat agak terhenti jadi perlambatan. Sekaligus juga pemandangan terganggu, masyarakat berjalannya berlambat, itu juga ada perlambatan kan,” terang Hasoloan.

Kini, lanjut Hasoloan, asap tersebut sudah hilang dan arus lalu lintas sudah kembali normal.

“Iya, hilang. Kondisi sudah kondusif ya. Polsek karawaci sudah turun ke lokasi. Anggota saya sampai saat ini masih di tempat,” pungkasnya.

Baca Juga: Siaga Level III, Gunung Anak Krakatau Kembali Meletus Capai 157 Meter, Warga Diminta Waspada

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait