facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terpopuler: Viral Wali Kota Serang Titip Siswa Agar Masuk SMAN 1 Kota Serang, Syafrudin Klaim Hanya Membantu

Hairul Alwan Rabu, 29 Juni 2022 | 11:09 WIB

Terpopuler: Viral Wali Kota Serang Titip Siswa Agar Masuk SMAN 1 Kota Serang, Syafrudin Klaim Hanya Membantu
Wali Kota Serang Syafrudin. [IST]

Dalam surat berlogo garuda dengan kop Wali Kota Serang itu, tertulis permintaan agar salah satu siswa dibantu masuk ke salah satu SMA Negeri favorit di Serang itu.

SuaraBanten.id - Kabar soal Wali Kota Serang membuat surat rekomendasi untuk titip siswa agar masuk SMAN 1 Kota Serang belakangan viral di media sosial. Dalam surat berlogo garuda dengan kop Wali Kota Serang itu, tertulis permintaan agar salah satu siswa dibantu masuk ke salah satu SMA Negeri favorit di Serang itu.

Selain itu, saksi ahli hukum pidana, Mudzakir di Pengadilan Negeri atau PN Tangerang menyebut dua alat bukti yang menjerat Jimmy Lie sebagai tersangka tidak jelas juga tak kalah menyita perhatian publik. Mari langsuung saja kita simak lima berita terpopuler di Banten.

1. Ratusan Hewan Ternak di Lebak Terjangkit PMK, 2 di Antaranya Mati

Disnakeswan melakukan pengecekan hewan ternak kerbau. [Sandi/BantenNews.co.id].
Disnakeswan melakukan pengecekan hewan ternak kerbau. [Sandi/BantenNews.co.id].

Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pda hewan ternak berupa sapi, kerbau ataupun kambing di Kabupaten Lebak, Banten semakin luas.

Baca Juga: Terpopuler: Nikita Mirzani Singgung Nasib Ribuan Karyawan Holywings, Wika Salim Pamer Foto Ketiak, Publik Dibuat Heboh

Menurut data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak sudah ada sekira 304 hewan ternak terjangkit PMK.

Baca selengkapnya

2. Viral Wali Kota Serang Titip Siswa Agar Lolos PPDB SMA 1 Kota Serang

Wali Kota Serang Syafrudin saat memberikan keterangan pers [BantenHits]
Wali Kota Serang Syafrudin saat memberikan keterangan pers [BantenHits]

Kabar Wali Kota Serang, Syafrudin titip siswa ke salah satu SMA favorit di Serang, Banten saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 belakangan viral di media sosial usai diunggah akun Twitter @tuesday29.

Surat rekomendasi dengan logo garudan dengan tulisan Wali Kota Serang di Bawahnya itu dikabarkan sebagai surat titipan siswa agar diterima di SMAN 1 Kota Serang.

Baca Juga: Viral, Pendemo di Depan Holywings Batam Dapat Ancaman Saat Konser Ariel Noah, Netizen: Bayar Preman Ya Bos

Baca selengkapnya

3. Wali Kota Serang Klaim "Hanya Membantu" soal Siswa Titipan: Enggak Dikasih Uang Juga

Wali Kota Serang Syafrudin. [Foto: BantenHits.com]
Wali Kota Serang Syafrudin. [Foto: BantenHits.com]

Wali Kota Serang Syafrudin buka suara soal surat rekomendasi berisi dirinya meminta agar salah satu siswa dibantu masuk ke SMAN 1 Kota Serang saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Terkait hal tersebut, Syafrudin tak menampik adanya surat tersebut. Ia mengakui bahwa dirinya telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada salah satu calon siswa pada PPDB jalur zonasi ke SMAN 1 Kota Serang, Banten.

Baca selengkapnya

4. Aksi Pria Gasak Kotak Amal Masjid Masjid di Tanah Tinggi Tangerang Terekam CCTV

Aksi pencuri kotak amal masjid di Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten terekam CCTV.
Aksi pencuri kotak amal masjid di Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten terekam CCTV.

Seorang pria nekat mencuri kotak amal Masjid Al Ishlah Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten. Saat melakukan aksinya pria curi kotak amal masjid itu pun terekam CCTV.

Melansir video viral yang diunggah akun Instagram @abouttngid, selasa (28/6/2022) pria tersebut tampak sedang membongkar kotak amal lalu mengambil uangnya yang dimasukan ke wadah yang sudah disiapkan.

Baca selengkapnya

5. Saksi Ahli Hukum Pidana Sebut Dua Alat Bukti yang Menjerat Jimmy Lie Tidak Jelas

Ahli Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia Jogjakarta Mudzakkir memberi keterangan kepada awak media di PN Tangerang. [IST]
Ahli Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia Jogjakarta Mudzakkir memberi keterangan kepada awak media di PN Tangerang. [IST]

Penetapan Jimmy Lie sebagai tersangka atas dugaan perkara penggunaan dokumen milik orang lain dinilai tidak tepat. Hal tersebut diungkapkan Ahli Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta Prof. Dr. Mudzakkir SH.

Menurut Mudzakir, dua alat bukti dari pelapor yang dijadikan dasar atas penetapan tersangka tersebut tidak jelas.

Baca selengkapnya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait