"Paling saya kurangi belanjanya, kalo banyak banyak kan sayang kalo engga laku, cepet busuk juga daging," jelasnya.
Sementara itu, Istiqomah (38) salah seorang pembeli daging mengeluhkan harga daging sapi yang mulai merangkak naik. Dirinya pun terpaksa mengurangi jumlah pembelian.
"Biasanya saya beli 2 kilo, kan buat keluarga besar tuh, tapi sekarang sejak harga naik paling beli sekilo aja," ucapnya.
Dengan begitu, Istiqomah berharap pemerintah dapat mengatasi kenaikkan harga daging sapi, agar saat Ramadan tiba harga tidak semakin merangkak naik.
Baca Juga:MUI Serang Keluarkan 7 Rekomendasi Pelaksanaan Ibadah Ramadhan
"Apalagi ini mau puasa, kan makin berat aja kita belanjanya kalo harganya harus naik, berat banget naik Rp 20 ribu tuh a, biasalah emak emak," pungkasnya.
Senada, Iin Inayah (32) seorang pembeli daging mengaku kaget dengan harga yang terus merangkak. Pasalnya, kata Dia, di hari hari sebelumnya masih di harga Rp 130 perkilo.
"Minggu kemarin deh kan masih 130 ribuan tuh, ini mau puasa aja auto naik, 20 ribu lagi, engga ngerti," ucapnya.
"Kalo bisa mah ada peran pemerintah, biar kalo tiap puasa tuh coba gausah naik naikin harga, tahun kemarin juga sama, tapi engga semahal ini deh, tembus Rp 150 ribu perkilo," tutupnya.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Baca Juga:Prakiraan Cuaca BMKG 29 Maret 2022 Serang-Cilegon Banten