“Lalu setelah Nahdatu tujjar, baru kemudian organisasi ini besar, menjadi NU,” ujar Cak Imin melanjutkan.
Pada akhir pernyataannya, Cak Imin menjelaskan bahwa sampai mati orang membutuhkan NU. Kata dia, cara penguburan orang meninggal dunia juga diajarkan oleh NU dengan cara tersendiri.
“Makanya kemudian setelah itu sampai mati, orang mau mati butuh NU, orang meninggal dikuburkan dengan cara NU, ya jadi totalitas hidup ada di NU lah kira-kira begitu,” ujar Cak Imin menandaskan.
Baca Juga:Sowan ke Rois Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, AHY: Demokrat Miliki Kesamaan dengan NU