Arief Angkat Suara Soal Desakan Penutupan Pasar Induk Tanah Tinggi: Sudah Tidak Strategis

"Saya sudah sampaikan jauh-jauh hari kepada pemiliknya Pak Hartono bila lokasi Pasar Induk Tanah Tinggi itu sudah tidak strategis di tengah kota," kata Arief

Hairul Alwan
Selasa, 11 Januari 2022 | 07:07 WIB
Arief Angkat Suara Soal Desakan Penutupan Pasar Induk Tanah Tinggi: Sudah Tidak Strategis
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. [Antara]

"Isi aspirasi ada tiga poin yang disampaikan dan ini akan kita tindaklanjuti. Nanti kita akan berkoordinasi dan berkomunikasi. Kita panggil dinas terkait yang berkaitan dengan kondisi pasar Jatiuwung dan Tanah Tinggi," katanya. 

Pihaknya juga akan mengkonfirmasi Wali Kota Tangerang, sehingga mudah-mudahan ada solusi bagi semua pihak. 

Kata Gatot, idealnya hanya ada satu pasar induk di Kota Tangerang. Keberadaan Pasar Induk Jatiuwung yang diklaim pasar terluas se-Provinsi Banten sangat efektif. 

"Idealnya cuma satu, tidak ada aturan tertulis tapi gini lho, kan melihat kapasitas jumlah penduduk biasa penyebaran. Kalau kita lihat beberapa wilayah, daerah. Kayak Semarang saja belum ada juga pasar induk, ini kan harus ada pendistribusian dari jumlah penduduk, kalau pasar induk itu rata-rata satu kalau saya tahu ya. Termasuk Jakarta cuma Kramat Jati ya," jelasnya.

Baca Juga:Pedagang Pasar Induk Jatiuwung Ngadu ke Dewan, Tagih Janji Tutup Pasar Induk Tanah Tinggi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini