Kenakan Pakaian Kesultanan Banten, Gubernur WH: Kita Harus Menjiwai Semangat Sultan Banten

Gubernur WH berharap dengan dipakainya pakaian Khas Banten bisa membuat para pejabat menjiwai semangat para Sultan Banten.

Hairul Alwan
Senin, 04 Oktober 2021 | 17:12 WIB
Kenakan Pakaian Kesultanan Banten, Gubernur WH: Kita Harus Menjiwai Semangat Sultan Banten
Gubernur Banten Wahidin Halim saat memimpin Upacara HUT ke-21 Banten, Senin (4/10/2021). [Suara.com/Oki Faturrohman]

SuaraBanten.id - Dalam Upacara HUT ke-21 Provinsi Banten, Gubernur Banten Banten Wahidin Halim (WH) dan para pejabat mengenakan pakaian Kesultanan Banten atau pakaian khas Banten.

Gubernur WH berharap dengan dipakainya pakaian Khas Banten bisa membuat para pejabat menjiwai semangat para Sultan Banten. Semangat membangun dan mensejahterakan Banten.

Hal tersebut diungkapkan Wahidin Halim saat menyampaikan sambutan dalam Upacara HUT ke-21 Provinsi Banten di lapangan Sekretariat Daerah Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (4/10/2021).

Upacara diikuti oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Plt Sekretaris Daerah Muhtarom serta para pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Provinsi Banten.

Baca Juga:Beri Sabutan Paripurna HUT Banten, Wahidin Halim Guyon Tak Undang Kerajaan Angling Darma

"Upacara dengan memakai baju Kesultanan Banten ini sebagai wujud rasa hormat terhadap Sultan pertama Kesultanan Banten, Sultan Maulana Hasanuddin yang telah membangun Banten," ucap Gubernur WH.

Gubernur Banten Wahidin Halim beserta jajaran menekan tombol dalam peringatan HUT ke-21 Banten, Senin (4/10/2021).
Gubernur Banten Wahidin Halim beserta jajaran menekan tombol dalam peringatan HUT ke-21 Banten, Senin (4/10/2021).

“Baju ini merupakan baju resmi kerajaan yang diakui oleh negara Indonesia, bahkan dunia. Menggunakan baju ini adalah sebagai harapan agar kita menjadi sultan-sultan yang terus amanah untuk memajukan rakyat, membebaskan mereka dari penderitaan,” tambahnya.

Turut ditampilkan juga Rampak Bedug sebagai budaya kesenian lokal masyarakat Banten dari Sanggar Pamanah Rasa, Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Menampilkan tarian Rampag Bedug Gembrung Alastri yang di dalam gerakannya syarat akan makna berlomba-lomba dalam kebaikan.

Rampak Bedug merupakan sebuah kesenian dengan menggunakan beberapa alat tabuh bedug yang dimainkan secara serempak sehingga menghasilkan suara khas yang enak didengar. (Advertorial)

Baca Juga:Produksi Tembakau Gorila Dua Pria di Serang Dibekuk, Ngaku Bahan Baku Beli Dari Instagram

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini