SuaraBanten.id - Bulog Subdrive Lebak-Pandeglang angkat suara soal bantuan beras PPKM Level 4 yang menguning dan menggumpal.
Kondisi beras menguning dan beras menggumpal seperti batu dibenarkan oleh Kepala Bulog Subdivre Lebak-Pandeglang Muhammad Wahyudin.
Wahyudin juga mengaku sudah mengecek dan sudah mengganti beras yang tak layak konsumsi itu. Ia juga menyebut bantuan beras kehujanan dalam perjalanan.
“Sudah kami cek lokasi pak, berasnya kebasahan dalam perjalanan pak dan kami sudah ganti ya pak beras yang basahnya,” kata Wahyudin saat dihubungi Bantenhits.com-jarinagan SuaraBanten.id melalui WhatsApp.
Baca Juga:Tolong Mensos Risma, Beras Bantuan PPKM di Pandeglang dan Lebak Tak Layak Konsumsi
Wahyudin mengaku telah mengganti seluruh beras yang basah dan dikomplain oleh warga Desa Lebak Parahiang.

“Yang rusak 7, kita ganti 27 karung karena khawatir ada lagi beras yang seperti itu,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Mentri sosial (Mensos) Tri Rismaharini alias Risma nampaknya perlu tahu jika beras bantuan PPKM menguning dan menggumpal seperti batu.
Tak hanya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurhan Pandeglang, ternyata di Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak juga mendapat bantuan beras tak layak konsumsi.
Bantuan yang diberikan ke masyarakat dengan konisi beras menuning serta beras menggumpal seperti batu.
Baca Juga:Soal Bantuan Beras PPKM Menguning dan Menggumpal, Ini Jawaban Lurah Pandeglang
Karenanya, sejumlah warga Lebak mendatangi kantor desa, Kamis (5/8/2021).
- 1
- 2