Bawa Pulang Paksa Jenazah Covid-19, Keluarga di Pandeglang Sesumbar Tak Percaya Covid-19

Beberapa orang merupakan kerabat janazah Covid-19 mengambil paksa jenazah dari RS Alinda Husada di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

Hairul Alwan
Kamis, 15 Juli 2021 | 16:05 WIB
Bawa Pulang Paksa Jenazah Covid-19, Keluarga di Pandeglang Sesumbar Tak Percaya Covid-19
Tangkapan layar Keluarga Pasien COVID-19 yang Meninggal di RS Alinda Husada Pandeglang saat Mengambil Paksa Jenazah. [BantenHIts]

SuaraBanten.id - Bawa Pulang Paksa Jenazah Covid-19, Keluarga di Pandeglang Susumbar Tak Percaya Covid-19


Bawa pulang paksa jenazah Covid-19, keluarga di Pandeglang susumbar tak percaya Covid-19.

Beberapa orang merupakan kerabat janazah Covid-19 mengambil paksa jenazah dari RS Alinda Husada di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

Pengambilan paksa jenazah Covid-19 bahkan diabadikan melalui rekaman video. Dalam video yang beredar, pihak keluarga menyebut rumah sakit tidak menyediakan ambulans untuk membawa jenazah.

Baca Juga:Kocak! 6 Alasan Murid Izin Keluar saat Kelas Online, Nyeleneh Bikin Ngakak

Alhasil, keluarga memasukan jenazah Covid-19 itu ke Daihatsu Ayla berwarna merah milik salah satu anggota keluarga. Jenazah Covid-19 dibawa pulang ke Kecamatan Sukaresmi agar bisa dimakamkan.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Direktur RS Alinda Husada, dr Entis Sutisna mengatakan, warga yang mengambil paksa merupakan pihak keluarga dari pasien inisial W (36) warga Kecamatan Sukaresmi ini menolak pemulasaraan jenazah dengan protokol Covid-19.

Padahal sesuai standar oprasional prosedur (SOP) pasien yang meninggal karena Covid-19 harus dilakulan pemulasaraan di RS sesuai agar virus yang bersarang di jenazah tidak menular ke pihak keluarga.

“Pihak keluarga pasien menolak pemulasaran jenazah dilakukan di RS. Sementara SOP nya, pemulasaran jenazah pasien Covid-19 harus di RS agar virus ini tidak menyebar kemana-mana,” kata Entis kepada BantenHits, melalui sambungan telpon, Kamis 15 Juli 2021.

Entis mengaku, pihak RS sudah menyiapkan ambulans untuk membawa jenazah pulang dengan syarat pakai protokol Covid-19. Saat ditolak pihak keluarga, pihak RS tak dapat berbuat banyak karena harus memikirkan keselamatan pegawai.

Baca Juga:Update Covid-19 RI 15 Juli: Rekor Baru 56.757 Kasus Positif, Korban Jiwa Tembus 70 Ribu

“Sebetulnya kami sudah menyiapkan ambulans. Tapi pihak keluarga menolak pakai prokes, lalu kami enggak mau mengantarkan karena SOP nya seperti itu karena khawatir virus ini menular ke yang lain termasuk pegawai,” tuturnya.

Dia menilai, keluarga pasien cenderung tidak percaya Covid-19, bahkan beranggapan bahwa pasien itu di Covid-19 kan oleh pihak RS. Padahal, hasil tes antigen jelas bahwa pasien terkonfirmasi Covid-19.

“Keluarga pasien memang tidak menyadari dan cenderung tidak percaya (Covid-19) padahal hasil tes antigen jelas positif. Ya mungkin karena ada isu-isu di media sosial sehingga mereka tidak percaya,” ujarnya.

“Saya bilang, jika tidak percaya ketika pemulasaran jenazah di RS. Silahkan saja dilihat asal pakai APD lengkap,” tambahnya.

Pihak RS lanjut Entis, sudah berkoordinasi dengan Puskesmas Sukaresmi agar dilakukan tracking pada keluarga pasien Covid-19, supaya virus ini tidak menyebar pada keluarga pasien dan warga lainya. Dia juga menghimbau, agar warga dapat memahami SOP penanganan pasien yang meninggal karena Covid-19.

“Kami sudah koordinasi dengan Puskesmas, datanya di kasih juga agar di tracking. Karena kasihan juga kalau sampai virus ini menyebar ke warga lain,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

REKOMENDASI

Terkini