Pada banyak unggahannya, dr Lois juga kerap membagikan chat-nya bersama Jenderal Made. Salah satunya adalah soal dirinya yang tidak dilaporkan seperti halnya Jerinx saat bersuara terkait Covid-19.
“Apa penyebabnya IDI tidak berani melaporkan saya seperti Jerinx?” tanya dr Lois ke Jenderal Made.

“Takut terbongkar,” jawab Made disertai emoji tertawa.
Selain nama Jenderal Made, dr Lois juga kerap membawa-bawa nama Komjen Dharma. Dalam sebuah unggahan, Lois Owien juga mengatakan bahwa dia adalah bukan orang sembarangan, karena berani menandai foto Jenderal dan menggunakan lambang instansi BIN.
Baca Juga:dr Lois Bilang Interaksi Obat Picu Kematian Pasien Covid-19, Ini Kata Pakar Farmasi UGM
“Saya tag 2 foto Jenderal ini dan lambang BIN lho. Coba laporkan kepada BIN, tanyakan langsung kepada 2 orang yang saya pajang fotonya ini. Buktikan bahwa saya benar!! Catat! Tidak sembarang orang yang sebebas saya. Berarti saya bukan orang sembarangan! Otak dengkul paham?” tulis Lois.
Kemudian dalam unggahan yang lain, Lois mengatakan dia dan Komjen Dharma dari BSSN akan bersama-sama mengungkap kebohongan bahwa Covid-19 bukanlah virus. Selain itu, dia juga mengklaim bahwa Komjen Dharma juga menyebutnya sebagai dokter paling jenius sepanjang sejarah kedokteran.
“Karena Indonesia tidak pecaya bahwa dokter paling jenius sepanjang sejarah dunia kedokteran ini berasal dari Indonesia. Tanya aja Komjen Dharma-BSSN,” kata dia.
“Gak mungkin dong, saya tag foto beliau dan lambang BSSN tapi aman-aman aja tanpa diciduk,” imbuhnya.
Lebih lanjut dalam postingan yang lain, dr Lois juga mengatakan bahwa ia aman-aman saja meski banyak membagikan unggahan dengan kata-kata yang frontal, serta menandai foto jenderal dan beberapa lambang instansi negara.
Baca Juga:Usai Pernyataan Viral, Kini dr Lois Owien Minta Maaf dan Akui Pernyataannya Tidak Berdasar
“Kok ga mikir ya. Posting dengan bahasa sefrontal ini, tag foto-foto Jenderal plus lambang 3 instansi BIN, Polri, BSSN. Bicara IDI kacung WHO puluhan kali, tapi saya aman-aman aja,” ujar dr Lois.