SuaraBanten.id - Petugas penyekatan tempat wisata Banten dites Covid-19. Personel yang bersiaga dites Covid-19 di pos-pos penyekatan tujuan wisata seperti di jalur Serang, Cilegon, dan Pandeglang.
“Tidak ada kasus petugas sakit atau terpapar Covid-19. Demikian juga dengan wisatawan lokal yang diperiksa di Pospamkat (Pos Pengamanan Penyekatan) menuju arah lokasi wisata,” kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata kepada media di Anyer.
Kata Edy, pemeriksaan kesehatan dilakukan agar petugas tetap prima dalam memberikan pelayanan kepada para wisatawan lokal. Pemeriksaan dilakukan disetiap Pospamkat lokasi wisata.
Bersamaan dengan pemeriksaan Covid-19, penyekatan terhadap wisatawan tak henti dilaksanakan agar mereka yang benar-benar terdeteksi tidak terpapar Covid-19 atau OTG yang masuk ke lokasi wisata.
Baca Juga:Nyuci di Kali Irigasi Lebakwangi Serang, Ibu-ibu Temukan Mayat Mr. X
Dampak lanjutnya, kata Kombes Edy, sesuai ketentuan, lokasi-lokasi wisata yang dikunjungi kapasitasnya tak lebih dari 50 persen. Untuk wisatawan dari luar Banten, Kombes Edy mengingatkan, dilarang berwisata ke daerah ini.
Dengan demikian, lanjutnya, langkah-langkah cegah terhadap kemungkinan terjadinya kerumunan manusia di lokasi wisata sehingga dikhawatirkan akan muncul “Kluster Baru Wisata Banten” dapat dihindari.
Sampai tengah hari, kata dia, selama penyekatan telah memutar-balikkan sebanyak tiga ratusan wisatawan dari luar Banten
“Jadi, sepanjang pemantauan kami, yang masuk semuanya wisatawan lokal Banten,” kata Kombes Edy.
Baca Juga:Minta Tempat Wisata Tetap Dibuka, Ratusan Warga Cikoromoy Pandelang Demo