Sigit kembali menegaskan, personel yang dipersiapkan saat ini sebanyak 1.033 personel gabungan. Tentunya akan dilakukan penambahan personel jika melihat nanti arus balik terdapat eskalasi tinggi dari masyarakat.
"Kita akan melihat eskalasi dulu, nanti kalau misalnya dibutuhkan kita akan back up lagi oleh satuan Brimob Polda Banten. Seperti kemarin yang saat mau ada penjebolan penyekatan di Gerem dan Merak, kita terjunkan semua personel," tegasnya.
Sampai dengan saat ini, lanjut Sigit, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait adanya arus balik dari Sumatera ke Jawa. Namun dirinya tetap melakukan antisipasi dan pengecekan yang sangat ketat kepada masyarakat yang akan melintas.
"Harapan saya sih, kita lawan Covid-19 sama-sama. Jangan hanya petugas saja, jangan hanya pemerintah sja. Intinya itu ada di masyarakat, kalau masyarakatnya patuh Insya Allah Covid-19 akan bisa cepat selesai. Tidak perlu lagi coba-coba naik motor untuk mudik atau balik ke Jawa," katanya.
Baca Juga:Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Perbanyak Titik Tes Covid-19 di Jalan
Diberitakan sebelumnya, Satgas Covid-19 mencatat terjadi pergeseran tren kasus Covid-19 ke Pulau Sumatera, terlihat dari keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate corona, meningkat di atas 60 persen.
Dalam catatan satgas, BOR di Sumatera Utara saat ini 63,8 persen, Kepulauan Riau 61,6 persen, Riau 58,2 persen, Sumatera Selatan 54,3 persen, Jambi 53,9 persen, Sumatera Barat 48,6 persen, dan Lampung 46,9 Persen.
Sementara, 3 provinsi di Pulau Sumatera lain seperti Bangka Belitung, Aceh, dan Bengkulu berada di bawah 40 persen.
Kontributor : Adi Mulyadi
Baca Juga:Cegah Tingginya Penularan Covid-19 Saat Arus Balik, Satgas Lakukan Ini