SuaraBanten.id - Sempat acam mati jika Sang Anak Isya Jeeperson masuk islam, kini ibunda mualaf. Kisah Isya Jeeperson pindah agama menyorot perhatian.
Isya Jeeperson mualaf sempat ditentang bahkan diancam ibundanya yang mengancam akan mati jika Isya Jeeperson meninggalkan kepercayaannya terdahulunya.
Isya Jeeperson merupakan mantan model remaja. Marissa Christ Hari Tarigan atau yang dikenal Isya Jeeperson menemukan kedamaian dalam Islam sejak 2010.
Isya Jeeperson menjadi seorang mualaf karena tertarik dengan bahasa Arab dan dunia Muslim. Keputusan pindah agama yang berasal dari hati nuraninya sendiri itu semakin mantap setelah mendapat dukungan dari keluarga Muslim.
Baca Juga:Inalillahi, Istri Habib Bahar Jihana Roqayah Tewas Kecalakaan di Tol Cipali
Wanita asal Medan tersebut semakin banyak mengetahui tentang Islam. Peputusan Isya Jeeperson pindah agama, awalnya dirahasiakan dari keluarga.
![Mantan model Isya Jeeperson mualaf [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/23/33469-mantan-model-isya-jeeperson-mualaf-ist.jpg)
Pasalnya, keluarga wanita pemeran Raden Kian Santang tersebut sudah mewanti-wanti Isya untuk tidak masuk Islam.
“Soalnya mama aku bilang kalau aku masuk Islam lebih baik mama mati. Aku takut nantinya mama marah, jadi stroke,” kata Isya Jeeperson.
Isya Jeeperson melawan semua rasa kekhawatirannya untuk menjelaskan apa yang ia alami di depan keluarga besarnya. Isya Jeeperson mengungkapkan bagaimana respons sang mama saat itu.
“Mama nangis, diam dan masuk kamar. Tidak sedikit juga keluarga yang berontak supaya aku pindah agama lagi. Tapi walaupun menerima caci-maki aku tetap kuat karena hatiku sudah yakin dan nyaman memeluk Islam,” ucap Isya Jeeperson.
Baca Juga:Intip Wajah Gisella Anastasia Tanpa Makeup, Netizen Kaget Liat Perbedaannya
Isya Jeeperson memperdalam ilmu agama yang ia anut, akhirnya keluarga mendukung keputusannya untuk menjadi seorang Muslim.