Yang lebih miris lagi, kata Yanti, korban sempat mengalami kejang dan susah bernapas setelah meminum obat.
“Tadi pagi sekitar jam 5 abis minum obat dari mana kali malah kejang-kejang dan sesak napas, sama keluarga langsung dibawa ke puskesmas tapi mereka tidak menerima karena sudah parah. Sementara ibu Anis tidak punya BPJS,” terangnya.
Yanti hanya berharap ada bantuan dari pemerintah atau dermawan untuk pengobatan sang bibi. Sebab, kata dia, jalan satu-satunya untuk menyembuhkan penyakit sang bibi hanya melalui jalur operasi.
“Kami pihak keluarga hanya berharap ada bantuan baik pemerintah ataupun dermawan untuk biaya berobat bibi saya. Semoga saja dengan dioperasi bibi saya bisa sembuh dan bisa beraktivitas seperti dulu lagi,” pungkasnya.
Baca Juga:Miris! Pasutri Tinggal Beratap Terpal Cuma Berpenghasilan Rp12 Ribu Sehari