alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tio Pakusadewo Tak Direhab, Kenapa Reza Artamevia Bisa?

Yazir Farouk | Herwanto Selasa, 12 Januari 2021 | 15:32 WIB

Tio Pakusadewo Tak Direhab, Kenapa Reza Artamevia Bisa?
Aktor Tio Pakusadewo usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (13/8). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Perlakuan tersebut sangat berbanding terbalik dengan nasib yang dialami oleh klien kami," kata kuasa hukum Tio Pakusadewo.

SuaraBanten.id - Aktor senior Tio Pakusadewo yang jadi terdakwa kasus narkoba tak direhabilitasi selama proses hukumnya bergulir hingga di pengadilan. 

Merasa tak dapat keadilan, kuasa hukum aktor senior Tio Pakusadewo, Santrawan Paparang, mengungkit kasus narkoba yang menjerat Reza Artamevia dan Iyut Bing Slamet. Menurut dia, seharusnya Tio diperlakukan sama seperti kedua artis tersebut.

Santrawan menjelaskan, Reza Artamevia dua kali tersandung kasus narkoba. Dalam proses keduanya, Reza difasilitasi untuk jelani rehabilitasi.

"Berdasarkan hasil assessment BNNP DKI Jakarta (Reza) menjalani rehabilitasi medis secara cepat yang dilakukan oleh Penyidik Direktorat Narkotika Polda Metro Jaya," kata Santrawan ditemui di Pengadilan Jakarta Selatan, Selasa (12/1/2021) usai sidang lanjutan Tio Pakusadewo.

Baca Juga: Tio Pakusadewo Kecewa Rekomendasi Rehabilitasinya Diabaikan Penyidik

Santrawan kemudian menyinggung kasus Iyu Bing Slamet. Sama seperti Reza dan Tio yang dua kali tersangdung kasus narkoba, Iyut juga diputuskan jalani rehabilitasi.

Refleksi kaca dari layar monitor aktor Irwan Susetyo alias Tio Pakusadewo (kanan) saat menjalani sidang tuntutan kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (5/1/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Refleksi kaca dari layar monitor aktor Irwan Susetyo alias Tio Pakusadewo (kanan) saat menjalani sidang tuntutan kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (5/1/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Sementara Tio Pakusadewo hingga kini masih berada di Rutan Polda Metro Jaya. Dia heran kenapa hukum diperlakukan berbeda.

"Jangan sampai hak hukum seseorang itu dipelintir. Hari ini bagi Tio, esok lusa kan nggak tau ke siapa. Contohnya yang dua kasus itu perlakuannya bisa cepat ditindaklanjuti. Iyut bisa, kenapa Tio nggak," kata Santrawan dengan tegas.

"Perlakuan tersebut sangat berbanding terbalik dengan nasib yang dialami oleh klien kami," ujar Santrawan melanjutkan.

Santrawan mengatakan undang-undang menjamin bahwa pengguna narkoba berhak direhabilitasi, meskiun telah dicokok beberapa kali.

Baca Juga: Tio Pakusadewo di Mata Anak, Tetap Pahlawan Meski Pecandu Narkoba

"Rehabilitasi merupakan wujud nyata perintah undang-undang dan tanggung jawab jawab negara terhadap setiap warganya sebagai pecandu narkotika untuk mendapatkan perawatan medis sampai sembuh total," ucap Santrawan.

Tio Pakusadewo ditangkap polisi terkait kasus penyalahgunaan narkoba pada 14 April 2020 di kediamannya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Dalam penangkapan tersebut dia terbukti memiliki ganja seberat 18 gram dan alat isap sabu.

Tio Pakusadewo juga pernah diciduk pada Desember 2017. Aktor berusia 56 tahun itu diamankan polisi karena penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait