"2020 masih pakai cara begituan. Saya enggak sebodoh itu," tegasnya yang masih menjabat Wakil Wali Kota Tangsel.
Benyamin menegaskan, pihaknya pun bakal ikut menelusuri oknum yang membagikan bingkisan tersebut yang membuat gaduh dihari tenang paska kampanye Pilkada Tangsel 2020.
"Kita menelusuri oknum diduga KPPS itu. Kita tahu lokasinya di Residence One itu," pungkas Benyamin.
![Calon Wali Kota Tangsel nomor urut 3 Benyamin Davnie dan keluarganya usai mencoblos di TPS 16 Lengkong Karya, Serpong Utara, Tangsel, Rabu (9/12/2020). [Suara.com/Wivy]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/12/09/69414-benyamin-davnie-dan-keluarganya-nyoblos-pilkada-tangsel.jpg)
Sebelumnya diberitakan, ramainya bingkisian berisi surat pemberitahuan mencoblos dan mug serta brosur program paslon nomor urut 1 Benyamin-Pilar itu ditulis oleh Bonnie Triyana melalui akun Twitter-nya, 6 Desember 2020 lalu.
Baca Juga:Cerita Cawalkot Tangsel Benyamin Dapat Wejangan Khusus dari Airin
Dalam cuitannya, Bonnie yang merupakan sejarawan itu menulis, dirinya baru mendapat bingkisan formulir C dalam memilih di Pilkada Tangsel.
"Barusan dikasih formulir C untuk ikut memilih dalam Pilkada Tangerang. Yang bagiin nitip bingkisan sambil bilang, ‘Ini ada titipan dari Pak Benyamin’. Saya tinggal di Residence One, BSD. Tolong @BaswasluTangsel bertindak," tulis Bonnie.
Kontributor : Wivy Hikmatullah