Kemudian, Azizah menjadi staf sub direktorat pembinaan produk halal di Ditjen Bimas Islam dan Penyelenggaraan Haji Kementerian Agama.
Di level tersebut karier Azizah semakin meroket. Dari mulai staf, dia diangkat menjadi Kepala Seksi Registrasi dan Sertifikasi Produk Halal pada tahun 2007.
Dua tahun berselang, Azizah juga merasakan jabatan Kasi Pembinaan Pra Pernikahan Sub Direktorat Keluarga Sakinah.
Hingga Azizah mengakhiri karirnya sebagai PNS di Kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik, pada 2017-2019.
Baca Juga:TPS Paslon Jadi Titik Rawan Pilkada Tangsel, Azizah Dijaga Paspampres
Keluar dari jabatan publik, Azizah kemudian masuk dalam partai politik menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat.
Dari situ, Azizah percaya diri mencalonkan diri sebagai Wali Kota dengan menggandeng Ruhamaben di Pilkada Tangsel. Sosok wakilnya itu sudah kental dengan politik.
Sekilas Ruhamaben
Ruhamaben merupakan mantan anggota DPRD Kota Tangsel 2009-2010. Kemudian, dia menjadi Wakil Ketua DPRD Tangsel 2010-2014.
Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga ternyata memiliki latar belakang korporasi, yakni mantan Direktur Keuangan PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS).
Baca Juga:Gawat! Puluhan Warga Tangsel Terancam Tak Bisa Mencoblos Besok
![Siti Nur Azizah, Budi Prayogo, dan Ruhamaben. [Istimewa/Bantennews.co.id]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/06/01/52800-siti-nur-azizah-budi-prayogo-dan-ruhamaben.jpg)
Paslon Azizah – Ruhamaben diusung parpol Demokrat, PKS, PKB, dan PKPI.