alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hari Ayah Nasional: Deretan Penyakit Pembunuh Lelaki Paruh Baya Terbanyak

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi Rabu, 11 November 2020 | 06:58 WIB

Hari Ayah Nasional: Deretan Penyakit Pembunuh Lelaki Paruh Baya Terbanyak
Ilustrasi ayah dan anak [Shutterstock]

Dalam rangka memperingati Hari Ayah Nasional yang jatuh pada tanggal 12 November setiap tahunnya, tidak ada salahnya kita lebih peduli terhadap kesehatan mereka.

SuaraBanten.id - Dalam rangka memperingati Hari Ayah Nasional yang jatuh pada tanggal 12 November setiap tahunnya, tidak ada salahnya kita lebih peduli terhadap kesehatan mereka.

Setidaknya ada lima penyakit yang dikenal paling banyak membunuh lelaki paruh baya seperti yang telah dikutip dari Medicine Net berikut ini.

1. Penyakit jantung
Jantung bekerja membutuhkan asupan oksigen yang disuplai melalui darah, saat suplai darah ke jantung terganggu maka bisa menyebabkan serangan jantung. Aliran darah bisa tersumbat akibat dari timbunan kolesterol, yang membuat arteri menyempit.

Penyakit jantung masuk dalam kategori penyakit pembunuh lelaki nomor satu di Amerika Serikat (AS). Gejala sakit jantung di antaranya seperti dada tertekan, sesak napas, berkeringat, alami gangguan pencernaan, mual, dan kemampuan melakukan aktivitas menurun.

2. Kanker
Dari semua jenis kanker, kanker paru-paru adalah pembunuh nomor satu pada lelaki, padahal kanker ini bisa dicegah, khususnya apabila kebiasaan merokok bisa dihilangkan. Menurut data, rokok jadi penyebab 90 persen dari semua masalah kanker paru-paru, dan angka perokok pemula masih terus bertambah, dan jadi beban di masa yang akan datang.

Alasan kebanyakan orang sulit berhenti merokok, karena kandungan nikotin dalam rokok membuat perokok kecanduan. Nikotin bisa merangsang hormon endorfin atau hormon bahagia keluar dari otak, sehingga orang yang merokok kerap merasa senang, tapi dampak dari pembakarannya bisa membahayakan paru-paru.

3. Cedera
Kebanyakan lelaki meninggal di jalan raya karena kecelakaan, karena sebagian besar yang melakukan aktivitas menyetir kendaraan adalah lelaki. Sehingga tindakan pencegahan sangat diperlukan, seperti memakai sabuk pengaman saat di dalam mobil, menggunakan helm saat bersepeda atau mengendarai motor dan tindakan pengamanan lainnya.

4. Stroke
Jika penyakit jantung disebabkan adanya gangguan pasokan aliran darah ke jantung, maka stroke disebabkan karena adanya gangguan pasokan darah ke otak, alhasil otak tidak bisa berfungsi maksimal, dan merusak sel-sel yang ada di dalamnya.

Gangguan pasokan darah ke otak bisa disebabkan oleh dua hal karena adanya sumbatan atau penyempitan pembuluh darah dan adanya pendarahan di otak.

5. Penyakit paru kronis
Sama seperti cedera akibat kecelakaan lelaki yang lebih banyak menyetir, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) banyak menyerang lelaki karena mereka lebih sering berada di luar rumah, ditambah udara yang tercemar dan sering terpapar polusi.

Emfisema dan bronkitis kronis adalah dua jenis PPOK yang paling sering terjadi, dan umumnya disebabkan oleh rokok. Asap yang mengandung racun akhirnya merusak paru-paru, dan menurunkan kemampuannya untuk mentransfer oksigen ke dalam aliran darah yang dibutuhkan semua organ di tubuh seperti jantung hingga otak.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait