Indeks Terpopuler News Lifestyle

Masya Allah Syekh Ali Jaber Tetap Dakwah Meski Habis Ditusuk

Pebriansyah Ariefana Senin, 14 September 2020 | 08:07 WIB

Masya Allah Syekh Ali Jaber Tetap Dakwah Meski Habis Ditusuk
Syekh Ali Jaber ditusuk

Polisi pun akan memfasilitasi keamanan Syekh Ali Jaber saat melakukan dakwah.

SuaraBanten.id - Syekh Ali Jaber tetap berdakwah di Lampung meski habis ditusuk, Minggu (13/9/2020) malam. Dakwah selanjutnya akan dikawal kepolisian.

Hal itu dipastikan Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto.

"Hal-hal terkait kegiatan Syekh Ali Jaber di Lampung tetap berlangsung sebab pemerintah menjamin kebebasan berdakwah asalkan sesuai protokol kesehatan yang berlaku," kata Kapolda Purwadi Arianto di Mapolresta Bandarlampung, Minggu (13/9/2020) malam.

Polisi pun akan memfasilitasi keamanan Syekh Ali Jaber saat melakukan dakwah.

"Kegiatan yang bersangkutan di Lampung tetap berjalan hingga selesai di sini, tidak ada penghentian acara karena kondisi fisiknya juga masih sehat dan kami akan memfasilitasinya," tegasnya.

Bahkan, lanjut dia, pascaperistiwa penikaman tersebut, Syekh Ali Jaber langsung melanjutkan program dakwahnya di tempat lain di Kota Bandarlampung.

Syekh Ali Jaber ditusuk. (ist)
Syekh Ali Jaber ditusuk. (ist)

Kapolda pun menegaskan bahwa pascakejadian penyerangan tersebut, pihaknya akan lebih memperketat penjagaan baik itu acara yang tertutup maupun terbuka guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti ini terulang kembali.

"Di tempat kejadian perkara pun sebenarnya sudah ada aparat yang berjaga. Namun memang pada acara tersebut pelaku secara tiba-tiba menyerang korban," kata dia.

Penusuk Syekh Ali Jaber merupakan seorang laki-laki berusia 24 tahun yang bertempat tinggal tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) di Masjid Falahuddin, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB), Kota Bandarlampung.

"Jarak antara rumah pelaku dan TKP itu sekitar 300 meter dan menurut pengakuan AA yang bersangkutan membawa pisau dari rumah," kata dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait