Indeks Terpopuler News Lifestyle

Ancaman Budaya Modern dan Sampah, Baduy Ajukan Dicoret dari Daftar Wisata

Pebriansyah Ariefana Selasa, 07 Juli 2020 | 09:49 WIB

Ancaman Budaya Modern dan Sampah, Baduy Ajukan Dicoret dari Daftar Wisata
Suasana perkampungan warga Baduy mualaf yang telah keluar dari Kampung Adat Baduy karena masuk Islam di Kampung Landeuh, Leuwidamar, Lebak, Banten, Senin (24/6). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Surat itu diajukan 6 Juli 2020 kemarin. Masyarakat adat Baduy menyampaikan beberapa alasan permintaan mereka tidak lagi menjadi destinasi wisata.

“Pada tanggal 16 April itulah, Jaro Alim memberi amanah kepada saya, barangkali saya bisa membantu mencarikan solusi terhadap persoalan-persoalan yang ada. Saat itu kami sepakat, sebaiknya Baduy dihapus dari peta wisata nasional. Jadi, mandat itu saya dapat secara lisan, disaksikan Puun Cikeusik dan Jaro Saidi. Kultur mereka kan emang lisan,” ujarnya.

Berlanjut pada pembicaraan agar Heru Nugroho diminta berkolaborasi dengan Jaro Saidi untuk mencari solusi untuk berbuat sesuatu bagi masyarakat Baduy.

“Setelah tanggal 16 April itu, saya ke sana sekali lagi dan kita diskusi yang akhirnya sepakat membuat surat untuk Presiden,” katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait