alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bikin Heboh, Ibu Muda Pakai Kaos Palu Arit di Pandeglang Buka Suara

Pebriansyah Ariefana Kamis, 25 Juni 2020 | 14:51 WIB

Bikin Heboh, Ibu Muda Pakai Kaos Palu Arit di Pandeglang Buka Suara
[Facebook]

Dia adalah K, perempuan berusia 26 tahun.

SuaraBanten.id - Seorang ibu muda menghebohkan media sosial karena memakan kaos palu arit mirip lambang Partai Komunis Indonesia atau PKI. Dia adalah K, perempuan berusia 26 tahun.

K, ibu rumah tangga di Kabupaten Pandeglang tak menyangka kaus berwarna merah yang ia pakai ke pasar pada beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Pasalnya baju pemberian tetangganya bergambar palu arit yang diasosiasikan dengan lambang PKI hingga ia digeruduk oleh FPI setempat.

K yang merupakan warga Sukaresmi mengaku sering memakai kaus tersebut saat berada di rumahnya. Baru pertama kali ia pakai untuk berbelanja ke pasar Panimbang. Hingga membuat heboh warga setempat.

"Sering dipakai di rumah, cuman baru kemarin doang di bawa ke pasar," kata K saat ditemui di rumahnya kepada SuaraBanten.id, Kamis (25/6/2020).

Baca Juga: Bendera Dibakar Massa di DPR, Ganjar: Itu Menyudutkan Seolah PDIP PKI

Setelah dipakai ke pasar, tidak ada warganya bertanya soal kaus tersebut, hanya saja warga di pasar terus melihat dan keheranan ke baju yang ia kenakan.

Lantaran, K tak tahu soal lambang yang terpasang di kaus tersebut merupakan lambang yang dilarang di Indonesia.

"Nggak ada sih (yang tanya soal kaus), tapi orang-orang pada liat bae. Saya mah nggak ngerti lambung di baju itu. Nggak ngerti," kata ibu dua anak yang berprofesi penjual gorengan ini.

Setelah pulang dari pasar, ia langsung didatangi sejumlah anggota ormas dan menanyakan asal mulanya mendapatkan kaus tersebut, mereka juga langsung mengamankan kaus tersebut.

Setelah tahu jika lambang di dalam kaus itu dilarang, K mengaku kaget dan takut terjadi sesuatu yang menimpa dirinya.

Baca Juga: Viral Video Bakar Bendera PKI Saat Demo RUU HIP, Netizen: Dapet Dari Mana?

"Saya kaget dan takut terjadi apa-apa saja. Kata (anggota ormas) ibu baju dari mana, kata saya di kasih tetangga,"ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait