Bangunan Rusak Akibat Gempa Banten Terus Bertambah

Dua orang dilaporkan meninggal dunia saat gempa terjadi

Bangun Santoso
Sabtu, 03 Agustus 2019 | 12:45 WIB
Bangunan Rusak Akibat Gempa Banten Terus Bertambah
Kepala BNPB, Doni Monardo usai meninjau rumah rusak akibat gempa di Kampung Karoyak, Desa Panjang Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (03/08/2019). (Suara.com/Yandhi Deslatama)

SuaraBanten.id - Bangunan yang rusak akibat gempa di Banten kini tercatat mencapai 200 unit. Terdiri dari rusak ringan, sedang hungga berat. Bahkan tercatat ada dua orang meninggal dunia. Namun bukan disebabkan gempa bumi, melainkan karena kelelahan dan sakit jantung saat menyelamatkan diri.

"Kerusakan yang ditimbulkan diakibatkan gempa kita monitor dari jam ke jam mengalami peningkatan. Hari ini data kerusakan sudah mendekati 200 unit bangunan. Tadi malam bapak presiden sudah menugaskan BNPB untuk memantau kondisi terakhir," kata Kepala BNPB, Doni Monardo usai meninjau rumah rusak akibat gempa di Kampung Karoyak, Desa Panjang Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (03/08/2019).

Doni yang berbincang dengan warga, mengaku seluruh masyarakat di Desa Panjang Jaya tidak pernah mendapatkan pelatihan tanggap darurat bencana ataupun pelatihan menghadapi kegempaan.

"BNPB ke depan harus menyusun konsep simulasi (kebencanaan) yang melibatkan keluarga. Jadi tidak cukup di tingkat pejabat, tapi semua keluarga mengikuti latihan. Karena terdampak langsung adalah keluarga," katanya.

Baca Juga:Update Gempa Banten, 2 Orang Tewas, Pengungsi Sebagian Sudah Pulang

Meski begitu, pihaknya mengapresiasi kesiapsiagaan masyarakat yang lari keluar rumah, kemudian mencari tanah lapang dan ketinggian untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempa berpotensi tsunami. Sehingga meminimalisir korban jiwa.

Berdasarkan laporan dan pengamatan yang diterima Doni, rumah warga yang rusak lantaran struktur bangunannya tidak memenuhi standar dan tidak memiliki tulang atau coran sebagai penguat.

"Kita lihat sebagian besar sudah memahami kalau ada gempa segera mencari tempat yang tinggi walaupun tidak semua lokasi di Banten terdampak," imbuh Doni.

Kontributor : Yandhi Deslatama

Baca Juga:Gempa Banten dan 5 Gempa di Indonesia Berkekuatan di Atas 7 Skala Richter

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini