- Pertamina Hulu Energi OSES meluncurkan Program Kenanga awal Oktober lalu di Kantor Desa Pulo Panjang.
- Program tersebut menyalurkan bantuan sarana produksi kepada puluhan pelaku usaha mikro guna meningkatkan efisiensi kerja.
- Penerima bantuan juga mendapatkan pelatihan penguatan kapasitas *branding* serta perluasan akses pemasaran produk usaha.
"Kami juga ingin mendorong pelaku usaha agar memiliki kemampuan mengembangkan identitas produk dan memperluas akses pemasaran, sehingga usahanya dapat tumbuh secara berkelanjutan," ujar Danya.
Sejalan dengan upaya tersebut, kegiatan penguatan kapasitas diberikan kepada empat pelaku usaha mikro yang telah menerima bantuan sarana produksi dari PHE OSES pada 2025.
"Jika dukungan sebelumnya berfokus pada pemenuhan kebutuhan peralatan, pendampingan kali ini diarahkan untuk membantu mereka mengenali potensi produk, membangun identitas usaha, dan menjajaki peluang pemasaran yang lebih luas," papar Danya.
Peserta juga memperoleh pelatihan pembuatan identitas produk serta pengenalan berbagai saluran pemasaran, termasuk lokapasar (marketplace) dan sistem konsinyasi melalui pusat oleh-oleh di Kabupaten Serang.
Melalui pembekalan ini, pelaku usaha memperoleh wawasan mengenai metode alternatif memperkenalkan produk, menjangkau konsumen baru, dan meningkatkan daya saing.
"Pengetahuan tersebut menjadi modal penting agar pengembangan usaha tidak berhenti pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga berlanjut pada upaya memperluas akses pasar," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pulo Panjang, Ratu Bulqis mengapresiasi dukungan yang diberikan PHE OSES melalui Program Kenanga dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus mengembangkan usaha rintisannya, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan keluarga.
"Kami mengapresiasi perhatian dan dukungan PHE OSES kepada pelaku usaha mikro di Desa Pulo Panjang. Bantuan sarana produksi dan peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan usahanya, meningkatkan kualitas produk, serta membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat kemandirian ekonomi," kata Ratu.
Bagi masyarakat, usaha mikro bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan juga bagian dari upaya menjaga keberlangsungan penghidupan keluarga dan membangun masa depan yang lebih baik.
Baca Juga: Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
Ketekunan pelaku usaha seperti Istiaroh menunjukkan potensi ekonomi lokal dapat terus berkembang ketika didukung sarana yang memadai, peningkatan kapasitas, hingga kesempatan menjangkau pasar yang lebih luas.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi
-
Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi
-
Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M