- Kapolda Banten memastikan pelampung yang ditemukan di Perairan Anyer bukan milik kapal jurnalis yang hilang.
- Hasil pemeriksaan pemilik kapal dan analisis video keberangkatan membuktikan pelampung tersebut tidak sama persis.
- Tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian delapan korban hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau hingga hari keempat.
SuaraBanten.id - Kapolda Banten Irjen Pol Hengky memastikan bahwa life jacket (pelampung) berwarna oranye dan tabung putih yang ditemukan Tim SAR di Perairan Anyer bukanlah milik kapal Arupadhatu 1 kapal yang membawa lima jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau.
Kepastian ini diperoleh usai penyidik melakukan identifikasi serta pemeriksaan intensif terhadap pemilik armada, Sandi.
"Dari hasil pemeriksaan dan interogasi kepada Bapak Sandi selaku pemilik kapal Arupadhatu 1 dan Arupadhatu 2, dipastikan kapal tersebut tidak menggunakan life jacket seperti yang ditemukan di lapangan," ujar Hengky kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).
"Jadi life jacket warna orange dan pelampung warna putih (botol tabung) bukan milik kapal Arupadhatu 1 yang sampai sekarang belum ditemukan," imbuhnya.
Diterangkan Hengky, para rombongan jurnali tidak menggunakan life jacket berwarna orange seperti yang ditemukan di Perairan Anyer. Hal itu berdasarkan analisa video saat para rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita menuju ke Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9) lalu.
"Yang kedua dari video, artinya temuan tersebut tidak sama dengan yang digunakan oleh kapal Arupadhatu 1 maupun Arupadhatu 2. Enggak sama, karena ada videonya dengan hasil temuan yang ada, baik life jacket maupun pelampung," ujarnya.
Dikatakan Hengky, sampai saat ini tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap 8 orang penumpang kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak saat melakukan peliputan di areal Gunung Anak Krakatau.
"Saya sampaikan juga bahwa sampai dengan hari ini, hari keempat masih dilakukan searching maupun pemantauan langsung di sekitar TKP, dengan pembagian beberapa sektor yang sudah ditentukan oleh Basarnas, dan sekarang masih berjalan," tandasnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Baca Juga: Gubernur Banten Turun Tangan, Cari 5 Jurnalis dan 3 ABK yang Hilang di Anak Krakatau
Berita Terkait
-
Gubernur Banten Turun Tangan, Cari 5 Jurnalis dan 3 ABK yang Hilang di Anak Krakatau
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang, TNI AL Identifikasi Temuan Pelampung dan Botol Plastik di Anyer
-
Nihil Hasil dari Udara, Helikopter Basarnas Belum Temukan Tanda Rombongan Jurnalis di Anak Krakatau
-
Gelisah Tak Bisa Tidur, Ungkapan Hati Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau
-
Bawa 5 Jurnalis Liputan Krakatau, Pemilik Sebut Kapal Hilang Kontak Layak Berlayar
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu