- Tim SAR gabungan memperluas area pencarian tujuh jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari kedua, Rabu (9/9/2026).
- Komunikasi terakhir rombongan dengan titik koordinat di perairan Selat Sunda terputus pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 15.04 WIB.
- Enam unit kapal dikerahkan untuk menyisir wilayah seluas 271 nautical mile dengan dukungan kondisi cuaca laut yang relatif cerah.
Lokasi terakhir berada di titik koordinat dugaan 6°14'40.52"S 105°40'49.48"T.
Berdasarkan pendataan sementara Kantor SAR Banten, terdapat sedikitnya tujuh orang yang masih dalam pencarian (search and rescue atau DP).
Mereka antara lain pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, Donal yang merupakan pewarta lepas, serta dua orang lainnya yang masih dalam proses pendataan.
Cuaca Mendukung Operasi
Di tengah perluasan pencarian, kondisi cuaca di lokasi justru relatif mendukung. Berdasarkan informasi BMKG, cuaca terpantau cerah berawan dengan angin dari arah selatan menuju utara sekitar 14 knot.
Ketinggian gelombang berada pada kisaran 0,4 hingga 1 meter.
"Kondisi ini masih terhitung aman dan sangat efektif bagi kita untuk melaksanakan penyisiran di laut," ujar Riski.
Kondisi laut yang relatif bersahabat menjadi modal penting bagi tim gabungan untuk memaksimalkan penyisiran di wilayah yang semakin luas.
Keluarga Mulai Berdatangan
Baca Juga: Gagal Temukan Titik Terang hingga Malam, Basarnas Perluas Area Pencarian Rombongan Wartawan
Seiring operasi memasuki hari kedua, keluarga para jurnalis yang masih dalam pencarian mulai berdatangan ke posko SAR.
Basarnas menyampaikan perkembangan operasi kepada keluarga sekaligus memastikan koordinasi terus dilakukan selama proses pencarian berlangsung.
"Keluarga sudah mulai berdatangan, dan tadi kami sudah mengkomunikasikan perihal apa saja yang telah kami laksanakan. Mohon doa dari rekan-rekan media dan masyarakat agar tim SAR gabungan dapat segera menemukan korban dalam kondisi selamat," kata Riski.
Kini, harapan menemukan seluruh rombongan dalam kondisi selamat bertumpu pada operasi pencarian yang terus diperluas. Enam kapal menyisir ratusan mil laut, sementara titik terakhir komunikasi menjadi salah satu petunjuk utama untuk menemukan keberadaan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang