SuaraBanten.id - Pontianak menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari kota besar lain di Indonesia berkat posisinya yang berada di garis khatulistiwa. Jika Anda berencana mengunjungi kota ini, Traveloka dapat membantu Anda memesan tiket pesawat Jakarta Pontianak sekaligus mempersiapkan perjalanan ke berbagai destinasi menarik. Setelah menjelajahi Pontianak, Anda juga dapat melanjutkan perjalanan ke daerah lain dengan tiket pesawat Jakarta Manado melalui Traveloka.
Kota ini menyimpan keunikan tersendiri yang sulit ditemukan di tempat lain, mulai dari fenomena alam hingga warisan sejarah budaya. Berikut lima spot unik di Pontianak yang dapat memberikan pengalaman tak terlupakan bagi Anda. Setiap spot menawarkan keistimewaan yang tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga memberikan wawasan budaya dan sejarah yang mendalam.
1. Tugu Khatulistiwa
Tugu Khatulistiwa adalah ikon paling terkenal dari Pontianak karena lokasi monumen ini tepat berada di garis lintang nol derajat. Kota ini menjadi satu-satunya di antara 14 negara yang dilalui garis khatulistiwa dengan tugu yang berdiri di tengah kota. Tugu ini pertama kali dibangun pada 1928 oleh ekspedisi Belanda menggunakan kayu belian, kemudian mendapat bangunan pelindung yang lebih besar pada 1990. Tugu ini tidak hanya menjadi simbol geografis, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang sangat populer.
Menariknya, untuk masuk ke kawasan Tugu Khatulistiwa, Anda tidak perlu membayar tiket. Ini menjadi lokasi favorit wisatawan yang ingin merasakan berdiri di dua belahan bumi sekaligus. Banyak pengunjung yang datang untuk mengambil foto dan merasakan sensasi unik yang hanya bisa didapatkan di tempat ini.
2. Fenomena Kulminasi Matahari
Fenomena alam yang hanya terjadi dua kali setahun ini terjadi sekitar tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Saat matahari tepat berada di atas kepala di kawasan Tugu Khatulistiwa, bayangan benda tegak seperti tiang atau pohon tampak menghilang akibat sudut sinar matahari yang sedemikian rupa. Fenomena ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh wisatawan dan penduduk lokal.
Momen ini ditandai dengan Festival Kulminasi Matahari yang menampilkan pertunjukan seni budaya lokal dan pameran kerajinan tangan khas Kalimantan Barat. Festival ini menjadi daya tarik tersendiri dan memperkaya pengalaman wisata Anda di Pontianak. Festival ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan budaya dan tradisi lokal kepada pengunjung dari berbagai daerah.
3. Taman Alun Kapuas
Baca Juga: BRI dan Rumah BUMN Antarkan UMKM "It's Me Time" Mendunia Dengan Ekspor Brownies Ketan
Taman Alun-alun Kapuas adalah lokasi yang ideal untuk bersantai sambil menikmati pemandangan Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia. Taman ini dilengkapi dengan air mancur yang estetis dan replika Tugu Khatulistiwa di tengahnya. Taman ini menjadi tempat favorit bagi warga lokal dan wisatawan untuk menghabiskan waktu sore hari.
Anda juga bisa naik perahu atau kapal bandong hias di malam hari untuk merasakan suasana berbeda Sungai Kapuas. Harga tiket per orang dewasa sekitar Rp15.000, cukup terjangkau untuk mendapatkan pengalaman river cruise yang menyenangkan. Aktivitas ini memberikan kesempatan untuk melihat keindahan kota dari perspektif yang berbeda dan menikmati udara malam yang sejuk.
4. Keraton Kadariah
Keraton Kadariah merupakan bangunan bersejarah yang menjadi saksi bisu berdirinya Kota Pontianak. Keraton ini menyimpan banyak cerita tentang perjalanan kerajaan dan sejarah kesultanan yang pernah berjaya di Kalimantan Barat. Bangunan ini menjadi pusat kebudayaan dan sejarah yang penting bagi masyarakat setempat.
Mengunjungi Keraton Kadariah memberi kesempatan untuk melihat langsung kehidupan kesultanan dan arsitektur tempo dulu yang masih terjaga dengan baik, memberikan gambaran menarik tentang kebudayaan lokal. Selain itu, pengunjung dapat belajar tentang tradisi dan adat istiadat yang masih dilestarikan hingga kini.
5. Masjid Jami' Sultan Syarif Abdurrahman
Berita Terkait
-
BRI dan Rumah BUMN Antarkan UMKM "It's Me Time" Mendunia Dengan Ekspor Brownies Ketan
-
7 Tips Perjalanan Lampung Jakarta: Tips Mudik atau Liburan dari Bandara Kecil ke Ibu Kota
-
Anggota Komisi VII DPR RI Minta Kota Mandiri Integrasikan Pariwisata dengan UMKM Lokal
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan UMKM Batam Melalui Kolaborasi dan Qlola
-
WEF Davos 2026, Dirut BRI Tegaskan UMKM Pilar Keuangan Berkelanjutan Global
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
BRI Bangun Tiga Posko Logistik BRI Peduli untuk Korban Gempa NTT
-
Mau Mutasi Kendaraan Luar Banten? Ada Diskon Pajak Hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus
-
Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang