- Operator meluncurkan bus Hub Connector rute PIK 2 hingga Dukuh Atas mulai tanggal 3 Agustus 2026.
- Penumpang mendapat fasilitas gratis selama lima hari pertama sebelum dikenakan tarif sebesar Rp20 ribu per perjalanan.
- Layanan bus ini beroperasi setiap hari Senin sampai Jumat untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju pusat Jakarta.
SuaraBanten.id - Masyarakat yang beraktivitas dari kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 menuju pusat Jakarta akan memiliki pilihan transportasi umum baru.
Mulai 3 Agustus 2026, layanan Hub Connector (HC2) resmi beroperasi melayani rute langsung PIK 2–Dukuh Atas melalui koridor Jalan HR Rasuna Said.
Pada masa peluncuran, operator memberikan layanan gratis bagi seluruh penumpang selama lima hari pertama, yakni mulai 3 hingga 7 Agustus 2026. Setelah periode promosi berakhir, tarif perjalanan ditetapkan sebesar Rp20 ribu untuk satu kali perjalanan.
Layanan HC2 beroperasi setiap Senin hingga Jumat dan menghubungkan sejumlah titik strategis di kawasan PIK 2, mulai dari NICE, Pantai Pasir Putih, Aloha Lands End, Tzu Chi, hingga PIK Avenue. Selanjutnya, bus melintasi kawasan Mega Kuningan, Setiabudi, Kementerian Kesehatan, dan berakhir di kawasan Dukuh Atas.
Kehadiran rute tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya para pekerja, pelajar, maupun pengguna transportasi umum yang bepergian menuju pusat bisnis Jakarta.
Di kawasan Dukuh Atas, penumpang juga dapat melanjutkan perjalanan menggunakan berbagai moda transportasi massal yang telah terintegrasi, seperti MRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, Kereta Bandara (Airport Rail Link), maupun Transjakarta.
Untuk mendukung kebutuhan perjalanan pada jam sibuk, bus diberangkatkan dari PIK 2 pada pukul 06.00 WIB, 08.00 WIB, 18.00 WIB, dan 19.00 WIB.
Sementara itu, keberangkatan dari Dukuh Atas tersedia pada pukul 06.30 WIB, 07.30 WIB, 17.30 WIB, dan 19.30 WIB.
Dengan hadirnya layanan Hub Connector HC2, konektivitas antara kawasan PIK 2 dan pusat Jakarta diharapkan semakin mudah, sekaligus mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum yang lebih efisien dan terintegrasi.
Baca Juga: Targetkan 47 Juta Turis di 2026, Pemerintah Malaysia 'Goda' Warga Banten untuk Liburan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda
-
Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut