- Dede Rohana Putra, alumni Unival, sukses berkat kerja keras kuliah sambil berbagai pekerjaan demi mandiri.
- Dede Rohana meraih prestasi akademik terbaik meskipun bekerja, kini memimpin delapan perusahaan dengan banyak karyawan.
- Lian Firman, alumni Unival lainnya, sukses di dunia hiburan setelah melalui kesulitan kuliah sambil bekerja keras.
SuaraBanten.id - Sukses sejatinya datang dari perjuangan, kerja keras dan ketekunan yang konsisten bukan kebetulan. Pernyataan itu tampaknya layak disematkan pada dua alumni Universitas Alkhairiyah (Unival), Dede Rohana Putra dan Lian Firman.
Ketua Alumni Unival, Dede Rohana Putra berbagi perjalanan dan perjuangannya hingga sukses pada momen seminar, buka bersama dan santunan yang digelar alumni Unival dan Aptrindo Banten.
Dede Rohana mumulai berbagi pengalaman dengan menceritakan masa dirinya ada di bangku kuliah pada 2004 hingga 2008 silam yang prosesnya dilalui dengan tidak mudah.
"2004-2008 saya dulu dudu dengerin pembicara saat masih jadi mahasiswa. Saya mau bayar kuliah enggak punya uang, ingin sesuatu harus cari sendiri," kata pria yang kerap disapa Dewan Viral di hadapan ratusan aluminus AlKhairiyah.
Ia juga menceritakan perjalanan kuliah yang dijalani bersamaan dengan berbagai pekerjaan untuk memenuhi biaya yang harus dibayarkan. Dede Rohana dulu menjalani kuliah sambil bekerja sebagai cleaning service, Office Boy, pramusaji restoran, jual sepatu, sweter, usaha sablon, hingga cetak undangan.
"Dulu ketika kuliah, karena tuntutan keterbatasan diri, keterbatasan ekonomi, jadi kuliah itu harus mandiri tanpa dibiayai orangtua maka harus cari uang," kenang Ketua Aptrindo Banten itu.
Meski kuliah sambil bekerja, Dede yang kuliah di kelas karyawan terus menambah wawasannya dengan rutin membaca. Dalam seminggu, ia bahkan bisa meminjam 5 buku di perustakaan daerah (Perpusda) Kota Cilegon.
Karenanya, ia juga pernah menjadi juara satu lomba karya tulis ilmiah tingkat Provinsi Banten mewakili STIE Al-Khairiyah (Kini Unival) mengalahkan berbagi perwakilan kampus ternama lainnya di Banten.
"Saya dulu kelas karyawan tapi IPK saya terbaik mengalahkan mahasiswa reguler. Secara nilai saya lulusan terbaik," kenang Ketua DPD PAN Cilegon itu.
Baca Juga: Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
Dede yang dulu ada di fase harus bekerja keras untuk kuliah sambil bekerja sampingan untuk memenuhi biaya kini telah berubah menjadi sosok yang belakangan disapa Crazy Rich Cilegon.
"Kini saya punya 8 perusahaan dengan karyawan hingga 3.000 orang. Itu adalah cerita waktu saya kuliah, mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi adik-adik yang sekarang kuliahnya susah," tutur pria yang menjabat sebagai Ketua Taekwondo Kota Cilegon itu.
Ia berpesan pada mahasiswa yang tengah kuliah dengan keterbatasan ekonomi tak perlu berkecil hati karena dirinya bukan lahir dari keluarga berada.
"Dulu saya juga susah, jadi jangan berkecil hati, saya dulu pernah susah tapi dengan kerja keras dengan tekad dan doa. Ini buah dari kerja keras, perjuangan dan buah dari doa-doa orang di sekitar kita," ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Banten itu.
"Dari kecil kita punya cita-cita besar, tapi memang enggak kebayang sampai seperti ini, semoga bisa menginspirasi dan mudah-mudahan bisa memberikan dampak manfaat untuk masyarakat," pungkasnya.
Kisah Sukses Lian Firman
Berita Terkait
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
DPRD Banten Desak Penelusuran Mendalam Dugaan Kebocoran Tangki PT Vopak
-
Revolusi Hijau Industri Cilegon, MLP dan MFI Siapkan Bus Listrik untuk Jemputan Karyawan
-
Manuver Besar PAN Cilegon, Gandeng Politisi Senior hingga Gen Z, Bidik Target Tinggi di Pemilu 2029
-
Ditunjuk Langsung oleh Zulhas, Dede Rohana Target 9 Kursi PAN di DPRD Cilegon
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda
-
Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut