- PIK2 berpartisipasi dalam HMPI dan BMN 2025 di Serang dengan menyalurkan 1.000 bibit pohon.
- Program CSR PIK2 fokus pada penghijauan berbasis edukasi, perawatan berkelanjutan, dan pelibatan komunitas.
- PIK2 menjalankan penghijauan mandiri di kawasan penyangga menanam ribuan pohon pelindung dan produktif.
SuaraBanten.id - Bagi PT Kukuh Mandiri Lestari (PIK2), menanam pohon bukan sekadar kegiatan simbolik tahunan.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PIK2 mendorong penghijauan berbasis edukasi dan keterlibatan komunitas agar gerakan menanam pohon benar-benar memberi dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
Komitmen tersebut tercermin dalam partisipasi aktif PIK2 pada Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) Tingkat Provinsi Banten Tahun 2025 di Brigade Infanteri 87/Salakanagara, Kabupaten Serang, Kamis (11/12/2025).
Dalam momentum ini, PIK2 menyalurkan 1.000 bibit pohon yang didistribusikan kepada Brigif Yonif 841 serta 18 Kelompok Tani Hutan di Kecamatan Waringinkurung.
Penyaluran bibit tersebut dirancang sebagai bagian dari proses berkelanjutan. PIK2 tidak hanya mendorong kegiatan tanam, tetapi juga memastikan adanya perawatan dan pendampingan agar pohon yang ditanam dapat tumbuh optimal dan memberi manfaat ekologis nyata.
Selain berkontribusi melalui donasi bibit, PIK2 juga menjalankan program penghijauan mandiri di wilayah penyangga kawasan PIK2.
Program ini melibatkan penanaman ribuan pohon produktif dan pohon pelindung yang berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem, memperkuat ketahanan kawasan pesisir, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat sekitar.
Jenis tanaman yang ditanam mencakup pohon pelindung, pohon buah, hingga tanaman penyangga pesisir.
Pemilihan tanaman dilakukan dengan mempertimbangkan karakter lingkungan setempat sehingga manfaat ekologisnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Baca Juga: Kisah Di Balik Tanggul dan Turap: Upaya Sunyi Menjaga Pesisir Tangerang
Estate Management Director Agung Sedayu Group Restu Mahesa menegaskan bahwa keberhasilan penghijauan sangat ditentukan oleh keberlanjutan perawatan dan kesadaran bersama.
“Ini adalah suatu harapan ke depan, tumbuhan pohon-pohon ini akan menjadi suatu penghijauan jika kita mendukung pada kelestarian alam,” ujar Restu Mahesa.
Dalam rangkaian HMPI dan BMN 2025, PIK2 juga mengedepankan edukasi lingkungan melalui sosialisasi sederhana kepada peserta kegiatan. Edukasi tersebut mencakup pentingnya merawat pohon, teknik perawatan dasar, serta ajakan menjadikan kegiatan menanam sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan.
Pendekatan edukatif ini sejalan dengan komitmen “Kolaborasi Banten Lestari” yang menekankan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan perubahan perilaku sehari-hari, bukan hanya program sesaat. Melalui keterlibatan komunitas, sekolah, kelompok tani hutan, dan masyarakat sekitar, PIK2 berupaya menumbuhkan rasa kepemilikan bersama terhadap lingkungan.
Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan penanaman juga memperkuat pesan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga dunia usaha dan masyarakat. PIK2 memandang kolaborasi lintas sektor sebagai kunci agar gerakan penghijauan dapat terus berlanjut dan berkembang.
Komitmen lingkungan PIK2 selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan, termasuk pengurangan emisi, peningkatan ruang terbuka hijau, serta penguatan ketahanan kawasan pesisir. Ke depan, PIK2 menyatakan akan terus mengintegrasikan edukasi lingkungan, penghijauan, dan kolaborasi komunitas dalam setiap program CSR yang dijalankan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
HUT ke-500 Kabupaten Serang, Yanti Mustati Soroti Keberpihakan Pendidikan dan Rakyat
-
Niat Main Futsal Berujung Maut, Polisi Buru Rombongan Pelajar Pembawa Sajam di Tangsel
-
Tunggakan Pajak Mobil Mewah di Banten Capai Rp100 Miliar, Mayoritas di Tangerang Raya
-
Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan
-
Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi