- Memastikan seluruh produk yang sempat terindikasi paparan dari wilayah tersebut ditangani sesuai prosedur
- Cengkih yang akan dikirim ke Amerika Serikat (AS) terindikasi terkontaminasi zat radioaktif
- Bapeten juga melakukan pengambilan sampel air, tanah, dan cengkih di lima titik lokasi
SuaraBanten.id - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memastikan penanganan paparan radioaktif cesium-137 (Cs-137) pada komoditas cengkih di Lampung Selatan telah tuntas dan dinyatakan aman, setelah melalui proses dekontaminasi di lapangan serta pemeriksaan laboratorium berlapis.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, lokasi yang sebelumnya ditemukan mengandung unsur radioaktif telah diamankan secara permanen.
“Teman-teman Satgas juga telah menyelesaikan penanganan radionuklida cesium-137 di Lampung Selatan,” ujarnya di Serang, Banten, Jumat (31/10).
Hanif menjelaskan, area pemakaman yang menjadi titik awal temuan telah disemen untuk mencegah penyebaran partikel radioaktif.
“Yang di Lampung Selatan, di pemakaman sudah clear,” katanya.
Menurut dia, tahap selanjutnya adalah memastikan seluruh produk yang sempat terindikasi paparan dari wilayah tersebut ditangani sesuai prosedur, termasuk rencana pengiriman ulang dari Surabaya.
“Tanggal 31 (Oktober) ini teman-teman di Surabaya sedang menunggu re-export dari cengkih yang dipersoalkan,” ujarnya.
“Untuk Lampung sudah selesai, dan semua proses pengendalian berjalan sesuai standar keselamatan,” ujar Hanif menambahkan.
Ia memastikan pemerintah akan terus memantau hasil pengujian lanjutan hingga semua produk dan lahan terdampak dinyatakan aman untuk aktivitas masyarakat.
Baca Juga: 558 Ton Material Radioaktif di Cikande Diamankan, Ini Kabar Terbaru Nasib 22 Pabrik!
Sebelumnya, Satuan Tugas Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Radionuklida Cesium-137 (Satgas Cs-137) memastikan hanya satu dari 12 kontainer berisi cengkih yang dikirim ke Amerika Serikat (AS) terindikasi terkontaminasi zat radioaktif.
“Satu kontainer suspect 137 (Cs-137) berisi cengkih dijadwalkan tiba di Surabaya pada 29 Oktober 2025. Jadi kontainer yang suspect itu hanya satu,” kata Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Penanganan Cs-137, Bara Krishna Hasibuan.
Satgas telah melakukan pemeriksaan lapangan untuk kesiapan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, serta pengujian di laboratorium Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menerima kedatangan kontainer cengkih yang disuspek tersebut.
“Jika terbukti terdapat kontaminasi Cs-137, produk tersebut akan segera dimusnahkan demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” kata Bara.
Ia menambahkan bahwa fasilitas pengolahan cengkih milik PT Natural Java Spice (NJS) di Surabaya serta perkebunan cengkih di Pati, Jawa Tengah, telah dinyatakan bebas dari kontaminasi dan berstatus clean and clear.
Di Lampung, Satgas melalui Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) melakukan penelusuran paparan Cs-137 di enam titik lokasi yaitu industri peleburan logam, gudang pengepul cengkih, kebun cengkih penyuplai PT NJS di tiga kecamatan, dan satu lokasi pemetaan awal di Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Pencari Kerja Jangan Takut Lapor! Andra Soni Bersih-bersih Praktik Pungli Rekrutmen di Banten
-
Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter, BMKG Minta Warga Pesisir Selat Sunda dan Lebak Berhati-hati
-
Nestapa Taman Mangu Indah: Tiap Hujan Teror Banjir, Puluhan Warga Ramai-Ramai Jual Rumah
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026