- Positif mengandung zat berbahaya
- Produk tersebut umumnya diproduksi industri rumahan
- Obat-obatan tersebut langsung ditarik peredarannya dan langsung dimusnahkan
SuaraBanten.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tangerang, Banten melakukan penarikan terhadap produk makanan yang terbukti mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan boraks.
Kepala BPOM Tangerang Sony Mughofir di Tangerang, mengungkapkan bahwa dalam uji produk melalui laboratorium terhadap 20 sampel makanan, lima di antaranya positif mengandung zat berbahaya. Produk tersebut umumnya diproduksi industri rumahan.
"Nanti kami akan telusuri ke distributornya. Kami beri pembinaan agar produsen tidak lagi menggunakan bahan-bahan berbahaya," katanya, Kamis (23/10).
Ia bilang, BPOM Tangerang akan mendesak para produsen dan distributor untuk menarik produk makanan berbahaya itu dari peredaran.
"Kami sudah bicara dengan pedagang, Kalau memang positif menggunakan bahan berbahaya, nanti ada tim kami follow up," jelasnya.
Dia mengungkapkan, dalam pengawasan produk ini pemerintah daerah bersama pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak terhadap produk obat-obatan. Di mana, hasilnya terdapat temuan adanya obat yang telah habis izin edarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi mengatakan, obat-obatan tersebut langsung ditarik peredarannya dan langsung dimusnahkan.
"Ada yang dimusnahkan karena mengandung zat formalin, jadi BPOM sesuai kewenangannya itu bertindak dengan langsung menghancurkan itu, dan izin edarnya juga sudah habis," ucapnya.
Atas temuan itu, Hendra mengimbau agar produsen obat-obatan tersebut untuk segera mengurus perpanjangan izin peredaran obat yang dijajakannya.
Baca Juga: Trik Transfer Palsu di SPBU Rempoa Terbongkar: Isi Bensin Auto Kabur, Nopol Pelaku Dikantongi
"Kami dari Dinas Kesehatan mengimbau kepada mereka untuk segera mengurus izin edarnya," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi
-
Sukseskan Program KPP, BRI Pegang Porsi Strategis KUR Perumahan
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Kemasan Berkualitas jadi Senjata UMKM Bersaing di Pasar Modern
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri