- Jumlah daftar tunggu haji di Lebak mencapai 16.000 orang
- Pelayanan haji di Kabupaten Lebak masih di bawah naungan Kementerian Agama
- Persiapan keberangkatan jamaah haji tahun 2026 sudah mencapai sekitar 80 persen atau 487 orang
SuaraBanten.id - Daftar tunggu haji di Kabupaten Lebak, Banten yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi hingga 28 tahun.
"Kami mencatat jumlah daftar tunggu haji di Lebak mencapai 16.000 orang," kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak Halimatussa’diah saat dihubungi di Lebak, Selasa 23 September 2025.
Selama ini, pelayanan haji di Kabupaten Lebak berjalan optimal dan minat masyarakat untuk melaksanakan rukun Islam kelima cukup tinggi.
Pendaftar calon haji berkisar antara 7 sampai 10 orang per hari dan sebagian besar warga Rangkasbitung.
"Kami terus meningkatkan pelayanan agar para calon haji maksimal, terlebih sudah terbentuk Kementerian Haji," katanya.
Menurut dia, meski Menteri Haji sudah dilantik Presiden Prabowo Subianto 8 September 2025, pelayanan haji di Kabupaten Lebak masih di bawah naungan Kementerian Agama.
Pelayanan haji relatif normal seperti biasa, walaupun belum lepas dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji.
Berdasarkan data daftar tunggu haji pada Kemenag Kabupaten Lebak 16.000 orang secara online dengan sistem komputerasi terpadu hingga keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah selama 28 tahun atau sampai tahun 2053.
Antrean panjang itu, kata dia, berbagai faktor antara lain tingginya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji juga terbatasnya kuota haji yang diberikan pemerintah Arab Saudi.
Baca Juga: Pemkab Lebak Ajak Masyarakat Stop Pernikahan Dini
Selain itu juga faktor masyarakat yang terdaftar haji relatif kecil yang membatalkanya.
Saat ini, kata dia, persiapan keberangkatan jamaah haji tahun 2026 sudah mencapai sekitar 80 persen atau 487 orang dan sisanya 20 persen menunggu kuota dari pemerintah Arab Saudi.
"Kami berharap umat Islam yang menjadi daftar tunggu haji bersikap sabar," ujarnya.
Suharna (55), calon haji asal Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengaku hingga kini sudah 10 tahun masih dalam daftar tunggu dan belum bisa diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah.
"Kami berharap sehat dan panjang umur agar bisa berangkat melaksanakan ibadah haji 2038 berdasarkan nomor urut pada daftar secara daring itu," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal