SuaraBanten.id - Gelombang dukungan untuk Muhamad Mardiono agar melanjutkan kepemimpinannya di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus mengalir dari akar rumput.
Kali ini, giliran Dewan Pimpinan Cabang atau DPC PPP Kabupaten Lebak yang secara resmi dan bulat menyuarakan dukungannya kepada Muhamad Mardiono dalam Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) II yang digelar pada Rabu 17 September 2025 kemarin.
Sikap ini menjadi sinyal strategis dari daerah menjelang perhelatan Muktamar X PPP di Jakarta pada 27 September mendatang.
Di tengah dinamika dan evaluasi pasca-pemilu, DPC PPP Lebak memilih jalur stabilitas dan konsolidasi dengan tetap berada di belakang pemimpin petahana.
Keputusan Bulat untuk Konsolidasi
Ketua DPC PPP Lebak, Neng Siti Julaiha, menegaskan bahwa dukungan ini bukanlah keputusan sepihak, melainkan hasil dari musyawarah bersama seluruh kader di tingkat cabang. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menjaga kekompakan partai.
“Keputusan ini hasil musyawarah bersama. Kami ingin PPP tetap solid dan mampu bertransformasi menjadi lebih baik,” ujar Neng Siti.
Keputusan ini tertuang dalam lima poin penting hasil Mukercab, yang intinya adalah mendukung penuh pelaksanaan Muktamar X, menjadikannya ajang konsolidasi, dan secara spesifik mengusung kembali Muhammad Mardiono sebagai Ketua Umum PPP untuk periode 2025–2030.
Belajar dari Masa Lalu, Menatap ke Depan
Baca Juga: DPC PPP Serang Solid di Belakang Mardiono, Siap Dukung di Muktamar X
Sekretaris DPC PPP Lebak, Ridwan Imamul Huda, memberikan pandangan yang lebih dalam mengenai kondisi internal partai.
Ia secara terbuka mengakui adanya dinamika dan kesalahan di masa lalu yang harus dijadikan pembelajaran berharga. Baginya, menjaga kesatuan barisan adalah kunci untuk menghadapi tantangan ke depan.
“Perjalanan partai adalah pengalaman berharga untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu. Jangan sampai ada rasa takut, kita harus tetap satu barisan,” tutupnya.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa dukungan terhadap Mardiono juga didasari oleh harapan agar proses perbaikan internal dapat terus berlanjut di bawah kepemimpinan yang sudah berjalan, tanpa harus memulai dari awal dengan figur baru yang mungkin belum teruji.
Sembari menatap Muktamar yang tinggal menghitung hari, DPC PPP Lebak berharap proses suksesi kepemimpinan dapat berjalan dengan damai dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan partai.
"Harapan kami, Muktamar berjalan kondusif dan hasilnya membawa kemaslahatan bagi PPP dan masyarakat," tutup Neng Siti.
Berita Terkait
-
DPC PPP Serang Solid di Belakang Mardiono, Siap Dukung di Muktamar X
-
PPP Cilegon Tegaskan Dukung Mardiono di Muktamar ke-10, Target Kursi DPR RI Sebagai Pembuktian
-
Sambangi Pedalaman Lebak, Mardiono Singgung Ketahanan Pangan di Banten Selatan
-
Kunjungi Peneliti Bibit Padi dan Kedelai Unggul di Banten, Mardiono Optimis Wujudkan Swasembada Pangan
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Muhammadiyah Lebak Lebaran Lebih Awal, Cek 5 Titik Lokasi Shalat Id di Rangkasbitung dan Sekitarnya
-
Warga Tangerang Catat! Ini Daftar Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah 1447 H
-
Tangis Haru di Alun-Alun Serang: Kisah Pemudik yang Akhirnya Pulang Berkat Mudik Gratis
-
Lawan Arus Mudik Modern: Kisah Veri Kayuh Sepeda dari Tangerang ke Palembang
-
Niat Mudik Malah Tertipu: Kisah Rizal yang Gagal Scan Tiket di Pelabuhan Ciwandan