SuaraBanten.id - Di tengah dinamika internal menjelang Muktamar X, dukungan solid untuk Muhamad Mardiono agar kembali memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggema dari Banten.
Dalam Musyawarah Kerja Cabang atau Mukercab DPC PPP Kota Serang, Rabu 17 September 2025, seluruh kader secara bulat menyuarakan satu nama sebagai calon ketua umum yakni, Muhamad Mardiono.
Sikap ini bukan sekadar dukungan formalitas PPP Serang, melainkan sebuah penegasan dari akar rumput bahwa partai berlambang Ka'bah ini membutuhkan pemimpin yang berasal dari rahimnya sendiri.
Isu soal figur internal yang memahami seluk-beluk partai menjadi argumen utama yang dilontarkan para kader.
Ketua DPC PPP Kota Serang, Uhen Zuhaeni HZ, secara tegas menolak wacana kepemimpinan dari luar kader. Menurutnya, sebagai partai kader, PPP harus dipimpin oleh sosok yang terbukti rekam jejaknya di dalam partai.
“Pak Mardiono ini orang lama, beliau tahu betul keluhan kader dan dinamika partai. Kalau orang baru, tiba-tiba memimpin, kan belum tentu paham situasi di lapangan,” tegas Uhen.
Ia juga melontarkan pembelaan terhadap kinerja Mardiono, terutama terkait kritik atas perolehan kursi DPR RI pada pemilu sebelumnya.
Uhen berpendapat kegagalan tersebut tidak bisa dibebankan hanya kepada satu orang, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen partai.
“Kalaupun ada riak-riak soal perolehan suara, itu biasa. Politik itu keputusan kolektif, tidak bisa hanya ditanggung ketua umum. Ada Sekjen, ada Bappilu, semua ikut bertanggung jawab,” tambahnya.
Baca Juga: PPP Cilegon Tegaskan Dukung Mardiono di Muktamar ke-10, Target Kursi DPR RI Sebagai Pembuktian
Mukercab ini, lanjut Uhen, tidak hanya menjadi ajang deklarasi dukungan, tetapi juga momentum krusial untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
Para kader di Kota Serang bertekad untuk mengidentifikasi kelemahan di pemilu lalu agar tidak terulang kembali di kontestasi politik mendatang. Harapan besar disematkan pada kepemimpinan Mardiono untuk melanjutkan konsolidasi partai.
“Kita ingin ke depan tidak gagal lagi. Harapan kita, jika Pak Mardiono terprilh kembali, beliau bisa meneruskan dan memperkuat konsolidasi, sehingga PPP makin solid,” ujar Uhen.
Meskipun dukungan untuk Mardiono sangat kuat, Uhen tetap menyerukan kepada seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan menghormati apapun hasil Muktamar nanti.
Baginya, perbedaan pandangan adalah vitamin dalam demokrasi yang harus disikapi dengan dewasa demi kebesaran partai.
“Perbedaan itu biasa. Mudah-mudahan Muktamar berjalan kondusif dan sukses. Siapapun yang terpilih nanti, kita harus mendukung demi kebersamaan dan masa depan PPP,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya