"Berdasarkan hasil pengecekan rekaman CCTV petugas patroli itu menghadang kendaraan... dengan cara memberhentikan kendaraan dan ancang-ancang melempar helm yang dikenakan," ujar Murwoto.
Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah tindakan itu murni spontan atau sudah ada niat untuk menghentikan paksa.
4. Konteks Kejadian: Pembubaran Balap Liar
Insiden ini terjadi bukan tanpa sebab. Keberadaan Bripda MA dan timnya di lokasi adalah untuk menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai maraknya aksi balap liar di kawasan KP3B, Kota Serang.
Saat tim patroli tiba, sekelompok remaja langsung melarikan diri. Korban, menurut keterangan saksi, melaju kencang seolah akan menabrak petugas, yang kemudian memicu reaksi lemparan helm dari Bripda MA.
5. Polisi Soroti Kondisi Motor Korban, Bripda MA Diamankan
Di samping mengakui kesalahan anggotanya, pihak kepolisian juga menyoroti kondisi motor yang dikendarai Violent. Motor tersebut dinilai tidak standar pabrik menggunakan knalpot brong, ban cacing, dan tanpa lampu utama—spesifikasi yang identik dengan motor untuk drag race.
Kini, Bripda MA telah diamankan dan ditempatkan di tempat khusus Mapolda Banten. Polda Banten berjanji akan memprosesnya melalui sidang disiplin dan kode etik secara transparan, serta menanggung seluruh biaya pengobatan korban di rumah sakit.
Baca Juga: Polda Banten Akui Anggota Samapta Sebabkan Pelajar Kritis, Terekam CCTV Lemparkan Helm
Tag
Berita Terkait
-
Polda Banten Akui Anggota Samapta Sebabkan Pelajar Kritis, Terekam CCTV Lemparkan Helm
-
Kota Serang Bebas Sampah? Intip Strategi Cerdas PKK Ubah Limbah Jadi Emas Lewat Bank Sampah
-
Pelajar SMK di Serang Koma, Diduga Dipukul Helm Oknum Polisi Saat Pembubaran Balap Liar
-
Termasuk Anggota Brimob dan Sekuriti, 6 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Pengeroyokan di Serang
-
Polisi Tetapkan 4 Tersangka Pengeroyokan Wartawan dan Humas KLH: 2 Anggota Brimob dan 2 Sekuriti
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Jual Nama Orang Dalam Akpol, Pria 54 Tahun Ditangkap Setelah Aksi Kejar-kejaran Dramatis di Banten
-
Klaim Didukung Wagub, Robinsar Siap Tutup Tambang Ilegal di Cilegon
-
Buntut KDRT dan Gugatan Cerai? ART di Serang Jadi Korban Penusukan Brutal
-
3 Spot Trekking Hidden Gem di Lebak Banten buat Healing Low Budget
-
Waspada Pilih Pengasuh! Belajar dari Kasus Penculikan Balita di Serang, Dibawa Kabur Pakai Ojol