SuaraBanten.id - Kasus dugaan korupsi PT Penjamin Kredit Daerah atau Jamkrida Banten tengah diselidiki Kepolisian Daerah atau Polda Banten.
Dugaan korupsi di PT Jamkrida Banten yang tengah diselidiki Polda Banten itu diduga terjadi sekitar 2014 silam.
"Iya mas (sudah tahap penyelidikan)," kata Direktorat Reserse Kriminal Khusus atau Dirreskrimus Polda Banten, Kombes Pol Yudhis Wibisana menyebut dugaan kasus korupsi Jamkrida Banten tengah dalam penyelidikan dikutip dari Bantennews (jaringan SuaraBanten.id), Jumat 4 Juli 2025.
Menurut informasi yang diperoleh, diduga ada jaminan kredit yang menyalahi aturan hingga berpotensi menimbulkan kerugian negara.
Penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi Jamkrida Banten itu kabarnya sudah dimulai sejak akhir 2024 lalu.
Penyelidikan tersebut berawal saat penyelidik mendapat informasi dugaan window dressing atau upaya manipulasi laporan keuangan.
Beberapa pihak Jamkrida kemudian dipanggil untuk dimintai keterangan terkait dugaan korupsi tersebut.
Laporan keuangan yang diduga dimanipulasi melanggar Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).
Selain itu, jaminan kredit juga diduga diberikan ke luar Provinsi Banten seperti Lampung dan Jakarta padahal katanya jaminan kredit hanya diperbolehkan di wilayah Banten saja.
Baca Juga: Ekspor Banten di Smester 1 Capai 3,6 Dolar Amerika
"Berkaitan dengan kredit (kasus di Jamkrida Banten-red), Inspektorat informasinya juga sudah turun," kata seorang sumber di Polda Banten.
Berita Terkait
-
Ekspor Banten di Smester 1 Capai 3,6 Dolar Amerika
-
17 SPBU di Lebak Banten Tak Terdaftar Sebagai 'Wajib Pajak'
-
Ditinggal Kerja ke Arab Saudi, Gadis 9 Tahun di Serang Dicabuli Pacar Sang Ibu
-
Jurus Jitu Petani Serang: Terapkan Demplot, Panen Padi Auto Melimpah
-
Aksi Massa di Serang: Tolak Penggusuran, Warga Bakar Kaos Kampanye Budi Rustandi-Nur Agus Aulia
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1
-
Hadiri Muktamar Al Khairiyah di Cilegon, Mardiono Bahas Swasembada Pangan
-
BRI Peduli Resmikan Jembatan Gantung di Cianjur, Akses Sekolah dan Ekonomi Warga Makin Mudah
-
Membangun Ekonomi dari Desa, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih
-
Update Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel: 2 Orang Tewas, 11 Luka-Luka, Korban Parah Dirujuk