SuaraBanten.id - Tersangka pembunuhan dan mutilasi Mulyana (23), warga Desa Gunungsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang, Banten terancam hukuman mati usai terbukti melakukan pembunuhan dengan mutilasi kekasihnya, Siti Amelia (19) warga Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten di sebuah kebun pada Minggu (13/4/2025) lalu.
Jasad korban pembunuhan dengan mutilasi itu ditemukan oleh warga pada Jumat (18/4/2025) sore, dengan kondisi tanpa kepala, tangan dan kaki. Bahkan bagian dada korban terbelah dan tertutup batang pohon pisang dan kayu.
Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria mengatakan, penerapan pasal 340 junto 338 KUHPidana tentang pembunuhan berencana lantaran pelaku tega membunuh korban dalam keadaan sadar.
Tak hanya itu, lanjut Yudha, pelaku pun tidak memiliki niat untuk menolong korban saat korban pingsan usai dicekik olehnya, malahan pelaku berusaha menenggelamkan kepala korban ke dalam air guna memastikan korban meninggal dunia.
"Kita terapkan pasal 340 KUHP dengan ancaman mati, seumur hidup atau selamanya 20 tahun, karena dari peristiwa yang ada, tersangka dengan sadar mencekik leher korban dengan kerudung milik korban, dan tidak berusaha menolong korban. Bahkan dia memastikan korban meninggal dengan cara menenggelamkan kepala korban ke dalam air," kata Yudha, Senin (21/4/2025).
"Dan tersangka juga dengan sadar kembali ke rumah ngambil golok, dan itu upaya tersangka menghilangkan jejak. Tapi nanti kita lengkapi unsur-unsur pembunuhan berencananya," imbuhnya.
Selain itu, disampaikan Yudha, pelaku Mulyana sempat membuat alibi saat ditemui oleh keluarga korban guna mencari tahu keberadaan korban setelah dijemput olehnya pada Minggu (13/4/2025) lalu.
Sehingga lanjut Yudha, hal itu merujuk pada adanya dugaan perencanaan yang dilakukan oleh pelaku Mulyana dalam melakukan pembunuhan terhadap korban, Siti Amelia.
"Dan tersangka juga sudah dimintai (keterangan) oleh keluarga korban, tapi membuat alibi pada saat tanggal 13 April, bilang korban bertemu dengan orang lain di tempat lain," ujarnya.
Baca Juga: Dokter Forensik Tak Temukan Janin di Tubuh Korban Mutilasi Pacar di Serang Banten
Tak hanya itu, diakui Yudha, pihaknya akan melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku Mulyana untuk menguatkan adanya unsur pembunuhan berencana yang dilakukan olehnya.
"Akan kami lakukan tes kejiwaan terhadap tersangka, tapi dari hasil sementara itu tersangka mengakui perbuatannya dengan sadar," ucap Yudha.
Sebelumnya, pelaku Mulyana (23) nekat membunuh dan memutilasi kekasihnya, Siti Amelia (19) lantaran kesal didesak untuk menikah lantaran korban mengaku telah mengandung hasil hubungan gelap keduanya.
Tim Forensik Tak Temukan Janin di Tubuh Korban
Sebelumnya diberitakan, Tim Forensik RS Bhayangkara Polda Banten, Dr Donald Rinaldi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kehamilan di tubuh korban pembunuhan dan mutilasi yang ditemukan di sebuah kebun di Kampung Ciberuk, Desa Gunungsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Serang, Banten pada Jumat (18/4/2025) lalu.
Dokter Forensik telah melakukan pengangkatan rahim di tubuh korban saat menjalani proses autopsi guna mencari tahu penyebab pasti tewasnya korban pembunuhan dan mutilasi tersebut.
Berita Terkait
-
Dokter Forensik Tak Temukan Janin di Tubuh Korban Mutilasi Pacar di Serang Banten
-
5 Fakta Kasus Pria Mutilasi Pacar di Gunungsari Serang
-
Motif Oknum TNI Keroyok Pemuda di Serang Hingga Tewas Terungkap, Ternyata Karena...
-
PSU Kabupaten Serang: Andika-Nanang Kalah Telak di Kandang Ratu Zakiyah
-
Ratu Zakiyah-Najib Menang 76 Persen Hasil Real Count Tim Pemenangan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Kemiskinan Turun tapi Pengangguran Naik, Helldy Agustian Ingatkan Robinsar-Fajar Jangan Cepat Puas
-
Modus Buang Jin, Oknum Guru Ngaji di Sukadiri Tega Cabuli 4 Santriwati Remaja
-
5 Rekomendasi Wisata Alam Pandeglang 2026 Wajib Kamu Kunjungi, Surga Tersembunyi di Ujung Jawa
-
Waspada! 24 Warga Badui Digigit Ular Mematikan Sejak Awal Tahun
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Merapat! Simak 4 Poin Penting Kebijakan Bebas Pajak