SuaraBanten.id - Aksi tawuran dua kelompok geng motor di Kasunyatan dan Cipete pada Sabtu dini hari (18/5/2024) sekir pukul 02.30 WIB berhasil digagalkan Tim Satgas Perintis Presisi Polresta Serang.
Sebanyak 15 orang anggota geng motor berhasil diamankan dalam operasi tersebut, termasuk satu perempuan yang sudah putus sekolah.
Petugas juga menyita 18 motor, satu pucuk senapan angin, satu panah busur, satu stik golf, dan berbagai senjata tajam lainnya.
Kapolres Serang, Kombes Pol Sofwan Hermanto mengatakan, aksi tawuran ini direncanakan melalui media sosial Instagram.
Petugas yang melakukan patroli siber melacak komunikasi mereka dan langsung bergerak ke lokasi sebelum tawuran terjadi.
"Para pelaku ini masih di bawah umur, ada juga yang sudah dewasa. Kami akan proses sesuai hukum yang berlaku, dengan membedakan antara anak-anak dan orang dewasa," ujar Kombespol Sofwan dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Sabtu (18/5/2024).
Lebih lanjut, Sofwan menghimbau orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anak mereka, terutama saat malam hari.
"Kami mohon orang tua untuk lebih peduli dan memberikan perhatian kepada putra-putrinya. Awasi mereka saat malam hari, dan dorong mereka untuk mengikuti kegiatan positif," imbaunya.
Ia meminta orang tua agar mengawasi anak-anaknya saat malam hari. Pastikan mereka pulang sebelum jam 10 malam dan hubungi mereka jika belum pulang. Libatkan anak-anak dalam kegiatan positif.
"Dengan kerjasama antara orang tua dan aparat penegak hukum, diharapkan aksi tawuran geng motor dapat diminimalisir dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat," ujarnya.
Berita Terkait
-
Curi Suku Cadang Dua Kapal, Tiga Orang Ditangkap dengan Kerugian Rp800 Juta
-
Usut KMP Batumandi Terbakar hingga Terbalik di Merak, Polisi Periksa Penumpang dan Sopir
-
Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak
-
Gagalkan Aksi Tawuran di Bassura, Polisi Sita Celurit, Golok hingga Cairan Air Keras
-
Tak Cukup Cabut KJP, DPRD DKI Usul Bansos Seluruh Keluarga Pelaku Tawuran Disetop
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi
-
Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif
-
ASDP Kawal Maksimal Klaim Asuransi dan Penggantian Kerugian Korban Kebakaran KMP Batumandi
-
Mencari Penyebab KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal hingga Penumpang Diperiksa